by

Gelapkan Dana Koperasi,Dua Pasangan Suami Istri Divonis Dua Tahun Penjara

AMBON,MRnews.com -Lantaran menggelapkan uang simpan pinjam yang  dimiliki korban Diana,Warga yang bermukin di Kawasan Galunggung,Kecamatan Sirimau Kota Ambon,akhirnya kedua pasangan tersebut harus mendekam dibalik Jeruji besi.

Kedua terdakwa yakni Fatman Wali (suami) dan Dewi Purnama (istri)  warga yang tinggal berdekatan dengan korban,mereka divonis dua tahun penjara oleh hakim PN Ambon,dalam sidang yang dihelat Senin (19/3) siang.

“Persidangan yang mulia,kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang diatur dalam UU pasal 378 dan 372 ke KUHP tentang penipuan dan penggelapan kemudian dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun penjara,”Ungkap hakim ketua Luki Kalalo didampingi Kristian Tetelepta dan Shamsudin Lahasan dalam amar putusan yang dibacakan dipersidangan.

Usai mendengarkan putusan,hakim langsung menunda persidangan dengan jangka waktu dua minggu sambil menunggu tanggapan JPU dan Penasehat hukum terkait putusan tersebut.

Terpisah,Usai persidangan dan ketika ditemui kuasa hukum terdakwa Afriandy Smallo SH menjelaskan sesuai dengan dakwaan kedua terdakwa melakukan tindakan penipuan dan penggelapan yang mana berawal pada tahun 2017 terdakwa mengadakan bisnis simpan pinjam yang diambil melalui korban dengan kesepakatan setiap bulan harus disetor bunga.

“Jadi uang sebesar Rp. 28 juta,itu diberikan dua tahap.tahap pertama itu sebesar Rp.9 juta sementara tahap kedua itu diberikan tapi tidak diketahui jumlahnya.kemudian sejak  bisnis simpan pinjam itu berjalan kedua terdakwa tidak pernah menyetor uang kepada korban.hal itu membuat korban naik pitam dan langsung melaporkan kasus ini ke pihak penegak hukum,”katanya.

Sementara ketika ditanyakan terkait keputusan hakim terhadap persidangan yang berlangsung dirinya menyatakan pikir-pikir.

“Terkait putusan tadi kami masih pikir-pikir.JPU juga begitu,”Pungkasnya.(MR-07).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed