by

Gagal Nahkodai Golkar Maluku, DPP Didesak Carateker-kan Umasugi

-Politik-1,084 views

AMBON,MRNews.com,- Ketua DPD Partai Golkar Maluku Ramli Umasugi dinilai sebagian kader telah gagal memimpin partai selama setahun terpilih gantikan Said Assagaff. Karena itu, DPP Golkar didesak lakukan evaluasi terhadap Umasugi dengan menurunkan carateker.

Ketua OKK DPD I Golkar Maluku Subhan Pattimahu menegaskan, kegagalan Ramli salah satunya bisa dilihat kala sampai saat ini rapat kerja daerah (Rakerda) yang jadi agenda rutin partai untuk menyusun program kerja partai dan konsolidasi politik belum digelar, sehingga tidak ada satupun program partai telah dibuat.

“Penilaian kita, Ramli tidak memiliki rencana/tujuan baik dalam menentukan arah partai. Selama ini, kita tidak tahu apa tujuan Golkar Maluku. Sebenarnya Ramli ini mau bawa arah Golkar kemana?. Tidak jelas. Pelantikan dan Rakerda saja belum dilakukan,” beber Subhan kepada awak media di Ambon, Kamis (6/5).

Hingga kini pun, dalam proses konsolidasi internal sebut Subhan, terdapat kurang lebih lima (5) Musda DPD II yang ditarik ke DPD Golkar Maluku. Hal ini mengindikasikan terjadi dualisme di DPD Golkar Kabupaten/Kota, sehingga menimbulkan perpecahan.

“Kondisi ini mengganggu amanat partai dan konsolidasi organisasi hingga Desember 2021. Itu artinya pengelolaan organisasi gagal. Sebab Ketua Golkar Maluku Ramly Umasugi acuh dan sengaja membiarkan konflik Musda berlarut-larut, tidak tuntas,” sesal ketua DPD KNPI Maluku itu.

Parahnya, meski belum dilantik dan buat Rakerda, namun Bupati Buru itu, akui Subhan selalu menggonta-ganti kepengurusan secara sepihak tanpa melalui rapat pleno sebagaimana telah diatur dalam AD/ART partai. Terhitung, hingga saat ini sudah tiga kali pengurus DPD I Golkar Maluku dikocok ulang.

Akibat sering mengganti kepengurusan sehingga menyulitkan DPD Golkar Kabupaten/Kota, untuk berkoordinasi, termasuk DPD Golkar Provinsi sendiri yang sulit berkoordinasi khususnya organisasi sayap.

“Semua yang dia lakukan, karena keterpaksaan dan selalu beralasan situasional. Sejak awal kepengurusan, saudara Ramli dalam memimpin dianggap tidak pernah punya itikad baik, untuk merangkul sesama kader, dalam semangat rekonsiliasi sebagaimana pesan DPP,” ungkap mantan ketua AMPG Maluku itu.

Apabila kondisi ini masih terus dibiarkan dengan Ramli masih menjadi nahkoda partai berlambang pohon beringin Maluku, diakui Subhan, target menang di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang hanya angan.

Sebab berkaca dari hasil Pilkada 2020, Golkar hanya menang pada satu dari empat kabupaten yang gelar Pilkada.

“Kekalahan Golkar ditiga kabupaten pada Pilkada Desember 2020, adalah catatan buruk perjalanan Partai Golkar sepanjang kurun waktu 30 tahun terakhir,” ucap Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Maluku Vonny Litamahuputty.

Hal ini disebabkan lemahnya konsolidasi partai, dengan tidak melibatkan instrumen partai seperti ormas, sayap, serta para senior Golkar. Olehnya DPP Golkar pinta Vonny, harus mengambil langkah cepat guna menyelamatkan partai ini, agar bisa bersaing di 2024.

“Ketua umum DPP Golkar pa Airlangga Hartarto harus segera mengevaluasi Ramli Umasugi sebagai ketua DPD Golkar Maluku, dengan secepatnya turunkan karateker pimpinan DPD Golkar Maluku. Langkah penyelamatan partai harus diambil sesegera mungkin,” harap jurnalis senior itu.

Sebagai kader dan fungsionaris Golkar Maluku, pihaknya yakin dengan kepemimpinan Umasugi seperti sekarang ini, akan sangat mengancam seluruh proses menuju sukses Pilkada, Pilpres dan Pileg 2024, termasuk untuk membawa ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ke kursi Presiden RI. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed