by

Dinas Perpustakaan Belum Wajibkan Kartu Vaksin Bagi Pengunjung

AMBON,MRNews.com,- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon hingga saat ini belum mewajibkan penggunaan kartu vaksin bagi setiap pengunjung yang datang ke perpustakaan kota Ambon, meski penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro sementara berjalan. 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon Petrus Pattiasina mengakui, hal itu belum berlaku lantaran memang intensitas masyarakat, mahasiswa maupun siswa yang datang ke perpustakaan sangat minim selama Pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu hingga saat ini. 

“Orang memang minim datang kunjungi Perpustakaan sejak awal Pandemi hingga sekarang. Karena mungkin kondisi dan takut datang berkerumun. Sehingga kebijakan itu belum kita tempuh,” tandas Pattiasina kepada media ini di Balaikota Ambon, Senin (5/7/2021). 

Menurut Pattiasina, hal itu juga lantaran pihaknya sudah menyediakan layanan perpustakaan elektronik atau online yang bisa dimanfaatkan atau akses masyarakat. Maupun perpustakaan keliling yang menjangkau masyarakat ditiap kecamatan. 

“Pengunjung memang tidak datang. Mereka bisa akses lewat perpustakaan elektronik dan keliling. Maka belum ada rencana penerapan kartu vaksin bagi pengunjung perpustakaan,” tukas Pattiasina. 

Meski demikian, pihaknya tambah Pattiasina, tetap menunggu komando dari Walikota dan Wakil Walikota sebagai pengambil kebijakan yang mengeluarkan aturan penggunaan kartu vaksin berlaku disemua instansi pemerintahan termasuk perpustakaan secara offline, dimasa pemberlakuan PPKM skala mikro ini. 

“Pada waktunya jika situasi dan kondisi tidak memungkinkan serta sudah ada keputusan, pasti kita akan berlakukan tak saja Rapid antigen negatif tapi juga kartu vaksin bagi pengunjung,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed