by

AMBON-MTB Raih BP & CP Terbaik di World Proef 2018

-Kota Ambon-209 views

AMBON,MRNews.com,- Delegasi Indonesia (Kota Ambon dan Kabupaten MTB – Provinsi Maluku) meraih Booth Pameran (BP) dan Culture Performance (CP) terbaik pada Festival World Proef 2018 yang berlangsung 1 Juli 2018, bertempat di Oranje Park, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Belanda, yang diikutinya.

“Raihan itu didapat setelah Indonesia lewat Maluku mengenalkan keindahan potensi pariwisata dan seni budaya. Yang dikemas dalam bentuk pasar rakyat berbagai produk lokal, kuliner dan budaya internasional, yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di berbagai bidang dan perhatian terhadap/antar negara. Indonesia membawakan tema perkenalan budaya dan potensi Kepulauan Maluku,” tukas Plt Kadis Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Joy Adriansz dalam rilisnya yang diterima MimbarRakyatNews.com, Senin (2/7/2018).

Dalam kesempatan itu, kata Adriansz, Indonesia juga menyuguhkan pertunjukan budaya yaitu tari Mako-mako, yang dibawakan muda-mudi Taman Budaya Provinsi Maluku, maupun tarian binaan Dinas Pariwisata Kabupaten MTB. Selain itu juga ditampilkan ciri khas Kota Ambon sebagai The City of Music lewat lantunan lagu-lagu tradisional Maluku oleh artis-artis lokal Ambon diantaranya Calakate Group, Selly Kalahatu, Angky Ambon, Giofandro Louhenapessy, dan Margy Sipahelut.

Menariknya, diakuinya, booth Indonesia dipenuhi tidak hanya wisatawan mancanegara dan pengunjung lokal atau warga Belanda yang penasaran dengan pariwisata di Maluku, tetapi juga dari penduduk Maluku yang sudah lama menetap di Belanda. Ujungnya, mereka memborong habis produk-produk di booth Indonesia dan ikut serta menikmati tarian poco-poco, Tobelo, Maumere, dan tarian lainnya.

“World Proef 2018 diselenggarakan atas kerjasama Gelre Association dan Pemerintah Kota Apeldoorn, Belanda. Untuk tahun 2018, Indonesia menjadi tuan rumah dan mempercayakan Provinsi Maluku (Kota Ambon dan Kabupaten MTB) menampilkan promosi pariwisata dan pentas seni budaya bagi ribuan masyarakat Belanda dan wisatawan Eropa yang hadir pada event dimaksud,” jelasnya.

Event tersebut tambah Adriansz, sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena selain diikuti kota-kota di Belanda, juga diikuti sejumlah negara diantaranya Jerman, Rusia, Amerika Serikat, China, Israel, Korea Selatan, Thailand, Indonesia, dan negara Eropa lainnya. Acara ditutup Walikota Apeldoorn, diakhiri sambutan Wakil Kepala Perwakilan KBRI untuk Kerajaan Belanda Fikry Cassidy sekaligus penyerahan simbolik kepada Duta Besar Jerman untuk Kerajaan Belanda selaku host country di acara yang sama tahun 2019.

“Kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi Indonesia terutama Provinsi Maluku yakni Kota Ambon dan Kabupaten MTB untuk memperkenalkan budaya dan sejarahnya yang kaya pada negara-negara di dunia,” tutup Adriansz. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed