by

Awalnya Kecewa Darah Tinggi, Gubernur Akhirnya Divaksin Covid-19

AMBON,MRNews.com,- Saat kick off vaksinasi Covid-19 perdana, Gubernur Maluku Murad Ismail awalnya mengaku kecewa lantaran saat dilakukan tensi atau skrining di meja 2, tekanan darahnya tinggi.

Dirinya pun disarankan istirahat sejenak guna menetralisir darah. Tak kurang dari 30 menit, mantan Kapolda Maluku itu kemudian disuntik vaksin Covid-19 di meja ketiga (3) usai dilakukan tensi manual.

Pantauan media ini, setelah Gubernur ialah Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufik, Sekretaris Umum MPH Sinode GPM Pendeta Elifas Maspaitella dan anggota DPRD Maluku fraksi Golkar Richard Rahakbauw (RR), diikuti sejumlah pejabat lainnya.

Gubernur mengaku, saat ditensi pertama tekanan darah 153/88. Namun dirinya memaksakan tetap divaksin untuk jadi yang pertama meski diberi waktu 30 menit istirahat.

“Saya sadari bahwa tadi malam naik pesawat tidurnya nggak beres dan darah naik. Tapi setelah ditensi manual ternyata tekanan darah 130/80,” ujar Murad saat memberikan testimoni usai vaksinasi di RSUP dr Leimena Ambon, Jumat (15/1).

Dirinya bersyukur bagi pemerintah pusat, Presiden Joko Widodo yang mengadakan vaksin untuk seluruh Indonesia dan jadi orang pertama divaksin. Masa didaerah tidak bisa.

“Memang masih terbatas dan banyak sekali hoax soal vaksin. Alhamdulillah syukur kita orang-orang pertama yang kena vaksin. Mudah-mudahan semua unsur pelayanan ini terima vaksin terutama perawat dan dokter, TNI Polri, OPD sehingga kita bisa melayani masyarakat dengan baik,” tukasnya.

Sementara Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury dan Sekretaris Kota Ambon A.G Latuheru batal divaksin karena faktor usia dan kendala lainnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed