by

Walikota & Danrem Tinjau Jembatan Nyaris Putus di Halong

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon Richard Louhenapessy bersama Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold Ritiauw meninjau lokasi jembatan di Halong Arbes Kecamatan Baguala yang nyaris putus akibat longsor, Senin (12/7).

Ambruknya sebagian jembatan itu, membuat beberapa rumah warga yang berada dibawahnya ikut rusak sedang dan berat.

Menurut Walikota, dari semua titik yang terjadi bencana alam karena hujan lebat Minggu, (10/7), paling parah diantaranya adalah jembatan Halong ini. Dimana angkutan berat, baik mobil, truck dilarang melintas sementara selain kendaraan roda dua.

“Ada juga di Hative besar. Selebihnya bencana ringan, tapi juga ada beberapa di daerah pegunungan yang juga mengalami longsor yang serius seperti di Hukurila,” terang Louhenapessy.

Dirinya berharap, masyarakat jangan sampai salah menilai dengan tanggungjawab penanganan titik bencana, apalagi berkaitan jalan maupun jembatan.

Karena semua masalah ini ada porsinya, antara pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kota (Pemkot).

“Contoh yah di Halong, itu jalan Provinsi. Namun Pemkot akan berkoordinasi agar perbaikan jalan secepatnya dilakukan, demikian pula jembatan. Tapi langkah darurat pasti kita lakukan,” sebutnya.

Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi dua hari terakhir membuat puluhan titik di Ambon mengalami bencana alam yaitu banjir dan longsor. Pemkot lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selalu tanggap ketika terjadi bencana alam.

“Saya dengan Wakil Walikota dan Sekertaris Kota beserta staf sudah turun meninjau beberapa titik yang mengalami bencana alam akibat hujan lebat itu. Untungnya tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Diharapkan, masyarakat terlebih khusus yang tinggal dilereng gunung dan bantaran sungai bisa meningkatkan kewaspadaan jika terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya himbau agar masyarakat yang bermukim di lereng-lereng gunung dan bantaran sungai selalu waspada terhadap kondisi penghujan saat ini,” himbaunya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed