AMBON,MRNews.com,- Wartawan Senior Maluku, Izaac Tulalessy resmi menahkodai organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Maluku periode lima tahun kedepan menggantikan Frejon Toumahuw. Kepastian ini didapat, setelah Tulalessy terpilih secara musyawarah oleh peserta dalam forum konferensi PWI Maluku yang dihelat, di Marina Hotel, Sabtu (24/2).
Pantauan media ini saat pemilihan berlangsung, dari 120 anggota biasa yang memiliki hak suara hanya 97 orang hadir dan berhak memberi suaranya. Tulalessy pun terpilih dengan mengantongi 58 suara, menyisihkan Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Rakyat Maluku, Ahmad Ibrahim yang mendapat 39 suara.
Diketahui pula, ada lima orang lain yang sebelumnya tercatat sebagai bakal calon ketua selain Tulalessy dan Ibrahim, tapi mengundurkan diri dengan berbagai pertimbangan.
Sebelumnya, dari pantauan media ini sejak pagi hingga malam, konferda berlangsung adem-adem tanpa ada masalah berarti. Yang terlihat hanya pertentangan ide dan gagasan guna membangun PWI lebih baik kedepan.
Ketua PWI Maluku terpilih, Izak Tulalessy dalam visi misinya berniat mewujudkan PWI sebagai rumah bersama yang dinamis dan transparan. Sehingga, apa yang diharapkan dan cita-citakan PWI dapat tercapai.
Maka untuk wujudkan itu, kata Tulalessy diperlukan penataan organisasi. Dimana hal ini dibutuhkan guna menghadapi perkembangan informasi dan teknologi kedepan. Peningkatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) guna melahirkan wartawan yang profesionalitas dan berdedikasi tinggi.
“Juga saya berkomitmen untuk peningkatan kapasitas advokasi dan pendampingan bagi wartawan yang terkena masalah hukum. Serta pemberdayaan dan maksimalisasi seksi-seksi di kepengurusan PWI tetap bersinergi demi PWI yang maju dan berkembang,” beber Tulalessy.
Sementara itu, struktur PWI Maluku dibawah komando Tulalessy periode 2018-2023 akan diumumkan seminggu kedepan pasca konferensi. Konferensi tersebut pun resmi ditutup ketua bidang daerah PWI Pusat, Atal S Depari setelah menyerahkan pataka organisasi kepada ketua terpilih. (MR-05)











Comment