by

Tingkatkan Minat Baca, Dinas PK Bakal Gencar Sosialisasi

-Kota Ambon-183 views

AMBON,MRNews.com,- Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) melalui hadirnya gadget, handphone, facebook dan sebagainya, masyarakat kurang lagi mengunjungi perpustakaan untuk membaca buku. Karena itu, guna memotivasi dan meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya bagi anak-anak di kota Ambon, Pemkot Ambon melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinas PK) bakal gencar melakukan sosialisasi di berbagai tempat.

“Minat baca masyarakat khususnya anak-anak semakin menurun. Maka kita berupaya untuk tingkatkan lagi dengan mensosialisasi pentingnya membaca buku dibeberapa tempat  yakni sekolah, hotel puskesmas dan sebagainya,’’ jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Kota Ambon, Petrus Patiasina di Balai kota Ambon, Jumat (20/4)

Dikatakan Pattiasina, langkah-langkah sosialisasi ke sekolah-sekolah di kota Ambon, sehingga dapat menumbuhkan motivasi dan minat baca di anak-anak khususnya, sebagai bagian mendukung program Ambon Gemar Membaca (AGM).

Selain kepada anak-anak atau siswa, tentu didalam proses itu, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi untuk semua pimpinan sekolah dan organisasi lainnya, supaya dapat memiliki kesadaran, memberikan pemahaman tentang pentingnya membaca.

“Apalagi Peraturan Walikota (Perwali) Ambon tentang AGM sekaligus penandatanganan kesepakatan antara kantor, tempat usaha, restoran, hotel dan juga Puskesmas mengenai ketersediaan ruang publik untuk membaca atau minimal pojok baca. Menghendaki semua itu harus dilakukan. Sudut baca nanti akan dilakukan di Air Salobar, Karpan, di masing-masing hotel,” demikian Pattiasina.

Dalam kesempatan sebelumnya, Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler mengungkapkan, tidak ada satu anak pun yang mimpi malam dan bangun pagi terus kemudian bisa berprestasi. Tetapi seluruh anak yang berprestasi di seluruh Indonesia karena mereka giat membaca. Sehingga penting dinas terkait memikirkan strategi tepat bagaimana masyarakat, anak-anak dapat mengunjungi perpustakaan dan terus memotivasi anak agar giat membaca buku.

“Kita diperhadapkan kepada tiga permasalahan utama saat ini di bidang pendidikan yaitu rendahnya minta baca, kapasitas pengelola perpusatakaan serta sarana prasarana. Membaca buku begitu penting sekali tanpa mengenal ruang dan waktu. Karena apa yang diharapkan bagi anak didik kita, bisa berprestasi di nasional bahkan internasional. Pasalnya semua siswa yang berprestasi kuncinya adalah membaca,” tutup Hadler. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed