by

Ternyata, BB “Kejahatan” Yayasan Anak Bangsa Ditemukan di Liliboy

AMBON,MRNews.com,- Setelah dilakukan penyelidikan, Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Maluku berhasil menemukan dan menyita barang bukti (BB) hasil “kejahatan” Yayasan Anak Bangsa berupa kertas putih yang menyerupai uang di Desa Liliboy Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Maluku Kombes Pol Sih Harno mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan prosedur penyitaan BB dengan melibatkan kepala Desa setempat.

BB tersebut kata Harno, adalah BB yang pernah akan diserahkan saat kegiatan Yayasan Anak Bangsa beberapa waktu lalu di Baileo Oikumene namun dengan berbagai alasan yang diberikan sehingga yang dijanjikan tidak dapat diberikan saat itu.

“BB yang berhasil disita berupa 12 kardus rokok gudang garam berukuran besar, 7 dos kardus Aqua yang berisikan lembaran kertas putih menyerupai lembaran uang kertas,” beber Sih Harno kepada awak media di aula Command Center Mapolda Maluku, Senin (10/5).

Pada barang bukti tersebut, dijelaskan Harno, ditempelkan nama penerima beserta foto dengan nominal uang sebesar Rp 200 juta. Padahal isinya berupa kertas putih yang diatur menyerupai lembaran uang.

Dengan ditemukannya BB berupa kertas putih yang menyerupai uang itu, Harno menegaskan kalau sepak terjang yang dilakukan selama ini oleh Yayasan Anak Bangsa (YAB) mengatasnamakan 11 provinsi Indonesia Timur adalah penipuan.

“BB yang berhasil disita pernah ditunjukan Ketua Umum YAB Josefa J. Kelbulan, dan Sekretarisnya Lambert W. Miru kepada anggota YAB di Sekertariat. Kita bisa liat sendiri, ini barang-barang yang ditunjukan keduanya, yang katanya dibagi-bagi,” beber Perwira Menengah Polri berpangkat tiga melati dipundak.

Berdasarkan laporan 5 dari ratusan korban YAB ke polisi, langkah Kelbulan dan Miru berhasil dilumpuhkan. Dimana sampai hari ini sebutnya, korban yang sudah melapor ke Krimsus Polda Maluku sebanyak 28 orang, dengan nilai kerugian sebesar Rp 4.611.000.000.

“Kemungkinan masih ada korban-korban lain yang akan melaporkan ke posko yang sudah dibuka Polda Maluku. Silahkan bagi masyarakat kalau masih ada yang merasa dirugikan terhadap YAB, mau melapor silahkan. Kita sudah buka posko pengaduan di Polres-polres maupun Polda,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed