AMBON,MRNews.com,- Membuka event Ambon Extravaganza yang bertajuk hidden treasures of east Indonesia, dilakukan lomba perahu manggurebe, Senin (29/4/19) mengambil titik start di pengeringan pantai Tapal Kuda, Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe dan finisih dibawah jembatan merah putih (JMP) Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon.
Dari 10 peserta yang menjadi target pemerintah kota (Pemkot) Ambon dan penyelenggara, hanya empat peserta dapat ambil bagian pada event yang direncanakan bakal menjadi agenda tahunan tersebut. Yakni dua tim dari Negeri Latuhalat dan dua tim lagi dari Dusun Silale. Hasilnya, perlombaan yang berjalan tak kurang dari sejam itu pun menghasilkan juara pertama-kedua diraih Negeri Latuhalat, sedangkan juara tiga-empat milik Silale.
Sebelumnya, staf ahli pemerintahan Pemkot Ambon, Jopie Silanno mewakili Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam arahan singkatnya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, perahu manggurebe merupakan kegiatan pariwisata yang nantinya dari tahun ke tahun akan menjadi agenda tetap pariwisata di kota Ambon manise.
Perahu manggurebe tambahnya, adalah awal dari berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan berkenan dengan Ambon Extravaganza tahun 2019. Tujuannya jelas guna mengingatkan kembali bahwa potensi pariwisata di kota Ambon sangat banyak, maka harus tetap terpelihara dan ditampilkan terus bagi anak cucu agar diingat serta dilestarikan, salah satunya perahu manggurebe yang membawa banyak pesan penting didalamnya.
“Terima kasih kepada semua tim Ambon Extravaganza atas upaya dan usaha sehingga kegiatan kita bisa dilaksanakan di hari ini. Besar harapan, semoga para peserta dapat mengikuti lombah ini dengan sprotif,” ungkapnya. (MR-02)












Comment