by

Maluku Masuk Zona Merah Perekaman & Pencetakan KTP-el

-Maluku-211 views

AMBON,MRNews.com,- Anggota tim relawan gotong royong jemput bola perekaman dan pencetakan KTP-el Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ade Suharso menjelaskan, perekaman dan pencetakan KTP-el dibawah 85 persen masuk zona merah termasuk Provinsi Maluku.

Karena itu, tim relawan diterjunkan untuk membantu perekaman dan pencetakan KTP-el di Provinsi Maluku terdiri dari tim Ditjen Dukcapil Kemendagri serta Dinas Dukcapil Jawa Tengah sebanyak 30 orang yang disebarkan ke Kabupaten MTB, SBT, Kota Tual dan Maluku Tenggara (Malra).

“Setelah tim turun ada peningkatan. Misalnya di Kabupaten Malra data sebelum tim datang hanya 77 persen, setelah tim turun meningkat menjadi 88,20 persen,” terangnya dalam rilis yang didapat media ini dari Humas Pemprov Maluku, Minggu (3/2/19).

Atas peningkatan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku lewat staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Halim Daties memberikan apresiasi atas kinerja tim relawan jemput bola perekaman dan pencetakan KTP-el yang telah membantu perekaman dan pencetakan KTP-el di Provinsi Maluku.

“Sebagai bentuk apresiasi kepada tim, diminta dengan tegas Dinas Dukcapil Maluku dapat mengembangkan inovasi lokal sesuai histori dan budaya orang Maluku, seperti kegiatan Masohi KTP-el yang dalam bahasa daerah artinya Gotong Royong KTP-el. Sekaligus menjadi komitmen setiap pimpinan daerah dalam mewujudkan pelayanan bermutu, sehingga layanan KTP-el menjadi lebih baik,” tegasnya lewat sambutan Sekretaris Daerah Maluku, Hamin bin Thahir saat penyambutan sekaligus pelepasan tim relawan yang berlangsung di Aula Kantor Dukcapil Provinsi Maluku, Sabtu (2/2/19).

Meski begitu, Ketua tim relawan gotong royong jemput Bola Kemendagri, Endah Lestari mengakui dirinya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh berkaitan dengan data yang telah dicapai semenjak berada di lapangan. Karena nantinya data akan dilakukan perekapan baru kemudian disampaikan.

“Nanti saya akan sampaikan setelah kami tiba di Jakarta dan melakukan perekapan terhadap data ini,” tandas Endah. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed