by

Lolos 16 Besar, Konvoi Pendukung Belanda di Ambon Bikin Macet

AMBON,MRNews.com,- Tim nasional Belanda berhasil menundukkan Austria 2-0 dalam babak penyisihan grup C Euro 2020, Jumat (18/6) pagi. Gol dilayangkan Memphis Depay lewat titik putih dibabak pertama dan Humpries mengunci kemenangan dibabak kedua.

Dengan hasil itu, tim asuhan Frank de Boer meski masih sisakan satu laga melawan Makedonia Utara, namun dipastikan melaju ke babak 16 besar, menyusul dua kemenangan atas Austria dan Ukraina dilaga pembuka dengan enam poin dan mantap dipuncak klasemen.

Euforia kemenangan Belanda merembet hingga ke Kota Ambon, daerah pendukung fanatik de Oranye. Macet panjang nan lama tidak terhindarkan.

Pantauan media ini dibeberapa ruas jalan utama kota Ambon, masyarakat terutama pengendara roda dua dan empat turun jalan untuk konvoi dengan atribut Belanda, mulai dari baju, syal, hingga membawa bendera ukuran besar dan sedang selepas peluit panjang dibunyikan pukul 06.00 Wit.

Puluhan personil Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease melakukan penyekatan untuk menahan arus konvoi yang padat, terutama menindak rombongan konvoi yang membawa bendera dari bambu karena bisa membahayakan pengendara dan warga lain.

Terutama di kawasan Batu Meja dan Skip, penyekatan dilakukan polisi kurang lebih 30 menit. Beberapa pengendara yang bukan pendukung Belanda dan ingin konvoi pun terpaksa harus putar arah karena macet.

Namun, karena terbatasnya personil yang tidak sebanding dengan ratusan pendukung yang ingin konvoi kemenangan, membuat akses jalan pun dibuka lancar untuk konvoi namun ditegaskan tetap tertib, tidak buat kekacauan.

“Meski tertahan oleh petugas cukup lama tidak bisa konvoi, tapi akhirnya tembus juga. Ini luapan kemenangan saja dari pendukung fanatik di Ambon karena Belanda menang dan lolos 16 besar. Tidak ada buat kacau, semua aman,” tandas Alung, pendukung Belanda disela konvoi.

Kapolsek Sirimau AKP Mustafa Kamal mengatakan, pengamanan konvoi terutama pada beberapa titik kerawanan dilakukan sedari jam 12 malam.

Sasarannya khusus kawasan pertigaan Batu Merah, tanjakan Karang Panjang, Belakang Soya, pertigaan Skip, depan Mapolda Maluku-Batu Meja, Urimesing dan pertigaan Trikora.

“2 bendera Belanda yang pakai bambu kita tindak diawal. Tapi untuk konvoi kita tidak bisa hindari karena banyak dan personil terbatas. Asal tidak lama 1-2 putaran cukup dan tidak lewati daerah persinggungan, itu kita hindari, jangan sampai ada gesekan,” jelas Mustafa.

Hingga pukul 07.15 WIT atau sejam pengamanan konvoi, menurutnya, tidak ada kejadian menonjol, situasi terkendali. Sebab memang pihaknya utamakan tindakan persuasif dan para pendukung yang konvoi juga teratur, mengikuti anjuran 1-2 putaran.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh, titik sekat konvoi di kawasan Rehoboth-Batu Gantung, Trikora, jembatan Galala dan kawasan JMP Poka, tidak berhasil ditembus para pendukung yang ingin konvoi masuk pusat kota karena dijaga ketat aparat. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed