by

JMS Lobi Belanda Tingkatkan Wisatawan ke Maluku

-Maluku-225 views

AMBON,MRNews.com,- Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Mudai Indonesia (BPD HIPMI) Maluku menginginkan lebih banyak lagi wisatawan asal Belanda ke Maluku. Pasalnya, Maluku memiliki kedekatan khusus dengan Belanda.  Sehingga saat bertemu pemerintah Belanda ketika kunjungan kerja HIPMI akhir pekan kemarin, Ketua BPD HIPMI Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy (JMS) melobi untuk dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Maluku.

“Kita ingin wisatawan Belanda lebih banyak lagi datang ke Maluku. Dan itu saya sudah lobi dan mendapat respons positif dari pemerintah Belanda,” ujar Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Jaqueline Margareth Sahetapy usai mendampingi Ketua Umum BPP HiPMI di Den Haag, Belanda dalam rilisnya yang diterima media ini, Senin (13/8/18).

JMS katakan, sejauh ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke Maluku memang lebih banyak didominasi wisatawan asal Belanda, Australia, Jerman dan sejumlah negara Asia lainnya. Karena antara Belanda dan Maluku memiliki kedekatan historis yang kuat. “Lebih dari 50.000 orang Ambon berdiaspora ke Belanda. Ini modal besar dan kita lobi-lobi supaya lebih banyak lagi wisatawan Belanda ke Maluku,” ucap politisi partai Demokrat itu.

Apalagi sejak dulu, tanah Maluku terkenal sebagai penghasil cengkeh dan pala terbaik dunia. Inilah yang menarik Inggris dan Belanda datang ke Maluku. Dimana salah satu spot yaitu Pulau Banda di Maluku sudah terkenal keindahan alam dan eksotisme budayanya dan menjadi favorit wisatawan. Namun eksesibilitas menuju ke Banda masih minim. Sehingga JMS optimis, pasti setiap tahun angka kunjungan wisman domestik dan mancanegara terus meningkat ke Ambon dan Maluku, apalagi Pemkot sedang gencar promosi berbagai destinasi wisata guna mendukung Ambon visit year 2020.

“Setiap tahunnya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui dinas pariwisata dan kebudayaan terus mendata tingkat kunjungan wisatawan ke Ambon, dan hasilnya setiap tahun trend menunjukan adanya peningkatan kunjungan wisata ke ibukota provinsi Maluku ini terus mengalami peningkatan. Maka kita akan dorong terus trend tersebut harus terus meningkat,” beber JMS.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia dan Delegasi HIPMI-Europe Trade Mission 2018 pemaparkan potensi kerjasama perdagangan Indonesia dan Belanda, utamanya produk Usaha Kecil dan Menengah, dari para petinggi PUM Netherland Senior Experts. Pihak PUM Netherland Senior Experts dipimpin Andy Wehkamp dan Joos van Oort, Country Coordinator untuk wilayah Indonesia.  Manajemen PUM adalah para mantan CEO dan top manajemen di berbagai perusahaan multinasional dan organisasi pemerintah yang bermarkas di Den Haag, Belanda. Dengan HIPMI, PUM memperpanjang kerjasama pengembangan pasar Indonesia ke Uni-Eropa.

Sebanyak  60  pengusaha muda diboyong Bahlil ke sejumlah negara di Eropa 2-13 Agustus, termasuk Ketua Umum BPD Maluku. Di Eropa, HIPMI menjajaki peluang bisnis serta meningkatkan hubungan dagang business to business (B to 😎 dengan pengusaha lokal. “Kita boyong 60 pengusaha muda dari 34 BPD se-Indonesia berkunjung ke Italia, Belanda, Belgia, Swiss dan Prancis. Kunjungan dagang ini bertajuk HIPMI-Europe Trade Mission 2018. Kita akan mengunjungi mitra bisnis di Milan, Prancis, Amsterdam dan beberapa sentra industri dan perdagangan. Kita ingin ada kontak B to B, penjajakan, bertukar informasi dan akhirnya business matching. Harapnya ada transaksi,” ucap Bahlil. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed