AMBON,MRNews.com,- Ketua BPD HIPMI Provinsi Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy (JMS) mendukung penuh upaya pengurus AMGPM Daerah Kota Ambon (Dakota) untuk menjadikan program tahunannya, yakni Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina pada tahun 2019 mendatang agar bisa masuk dan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).
“Selain sebagai pimpinan organisasi pengusaha muda yang semua anggotanya adalah pemuda yang konseren terhadap pengembangan wirausaha muda dan baru, tetapi juga selaku warga kandung GPM, saya mendukung upaya pengurus Dakota agar LGJI Amboina 2019 nanti bisa masuk dalam rekor MURI,” ujar JMS kepada Mimbarrakyatnews.com, di sela-sela pelaksanaan LGJI Amboina 2018, Sabtu (8/9/18).
Pasalnya, menurut JMS, event yang sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir itu, selain mampu menyedot perhatian publik baik dari aspek partisipasi, dengan semakin meningkatnya jumlah peserta tiap tahun dari berbagai elemen serta ribuan warga yang turun ke jalan menonton sebagai sarana hiburan.
Tetapi juga dapat memperkuat harmonisasi hidup warga masyarakat, merajut persaudaraan, serta jadi ajang promosi wisata, budaya Kota Ambon, sebagaimana pula visi-misi pemerintah kota (Pemkot) Ambon, guna menarik perhatian orang luar datang mengunjungi Ambon, Maluku, termasuk untuk berinvestasi. Apalagi, tahun 2020 menjadi target Pemkot menjadikan Ambon sebagai salah satu kota tujuan wisata.
“Tentu memang tidak gampang untuk masuk rekor MURI. Butuh penataan dan pengorganisasian yang efektif dan maksimal pada berbagai aspek. Tetapi harus optimis, berusaha, kerja keras dan selalu menunjukkan yang terbaik. Selain itu, perlu peran serta pemerintah dan pihak lain untuk bekerjasama, membantu terwujudnya niatan itu. Apalagi ada kriteria-kriteria penilaian tersendiri dari pihak MURI untuk menetapkan suatu event tercatat sebagai rekor nasional dan wajib dipenuhi,” ujar politisi partai Demokrat itu.
Sebelumnya, Ketua AMGPM Dakota, Billy Latubessy mengaku, tak dapat disangkal, LGJI sangatlah menyita perhatian masyarakat Ambon, nampak jelas dengan hadirnya barisan dari berbagai desa, anak-anak, pemuda, pelajar, mahasiswa, PNS, instansi pemerintah dan organisasi sosial sampai ibu-ibu RT. Sehingga LGJI bagi pihaknya, wujud peran AMGPM sebagai pemuda gereja yang bersaksi dan memahami hakekat keterpanggilan bagi dunia, pemerintah dan masyarakat. Dengan harapan kepada Walikota, untuk nantinya LGJI Amboina 2019 dapat dikemas bersama lebih baik guna masuk dalam rekor MURI. (MR-02)











Comment