by

Izinkan ’YA’, Forki Maluku & Panpel Sion Cup 2018 Dikritik

-Sport-113 views

AMBON,MRNews.com.- Turnamen terbuka Karate memperebutkan piala bergilir Sion telah tuntas diselenggarakan awal Oktober 2018 di Sport Hall Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku. Event itu layak diberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan panitia penyelenggara yang diketuai Nevi Muskitta itu menyukseskan event karate bertujuan mencari bibit-bibit karate andal itu.

Namun, ada juga yang mengeluarkan nada sinis atas kekeliruan Panpel menggunakan jasa wasit karate nasional berlisensi AKF, YA, 44, memimpin pertandingan di partai pamungkas turnamen.

Padahal, YA tengah diperingatkan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (PB Forki) untuk dapat menyelesaikan persoalan pribadinya dalam kurun 4 bulan ke depan setelah YA dilaporkan telah menghamili mantan karateka binaannya sendiri, IS,24 ke Dewan Wasit PB Forki. Saat ini IS tengah hamil empat bulan hasil perbuatan YA.

PB Forki telah mewanti-wanti Pengurus Provinsi Forki untuk tidak melibatkan YA memimpin pertandingan pada Zion Cup 2018. Namun, atas dukungan Ketua Dewan Wasit PB Forki Donald Kolopita, YA diberikan izin memimpin pertandingan.

’’Kami kecewa kepada pak Donald (Kolopita) mengapa mengizinkan YA memimpin pertandingan di Sion Cup 2018, padahal setelah kami konfirmasi dari awal Panpel tegaskan tak akan memberikan izin bagi YA memimpin partai kumite,’’ kesal Steven Sainyakit, salah satu keluarga IS kepada pers di Ambon, Kamis (18/10/18).

Steven juga menuding Pengprov Forki Maluku sengaja membiarkan YA memimpin pertandingan di tengah desakan keluarga IS kepada Forki untuk menonaktifkan hingga memberhentikan YA dari dunia perwasitan karate. ’’Forki Maluku mendua hati. Selaku kelurga korban, kami sangat dikecewakan Panpel Zion Cup dan Forki Maluku,’’Demikian Steven. (MR-03).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed