by

Dukung UKM-IKM di Ambon, Pegadaian Bantu Puluhan Etalase

AMBON,MRNews.com,- PT Pegadaian Area Ambon memberikan bantuan sebanyak 10 unit etalase kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Pemberian bantuan itu sebagai bentuk dukungan Pegadaian terhadap program inovasi “Jiku Balaikota” (Jiku Bata) yang melibatkan produk olahan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) di Kota ini.

Bantuan itu diserahkan Deputi bisnis Pegadaian Area Ambon, Rusyidi Tanjung kepada Pemkot yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Sirjhon Slarmananat, ditandai lewat penandatanganan berita acara di The Gade Coffee and Gold Cafe, Senin (3/4).

Rusyidi menyebut, pemberian bantuan etalase itu selain bentuk tanggungjawab sosial perusahaan terhadap pemberdayaan UKM-IKM, tetapi salah satu cara pihaknya mendukung program yang telah digagas Pemkot Ambon melibatkan produk UKM-IKM yaitu “Jiku Bata” setiap tanggal 7.

“Bantuan ini setelah kita bertemu dengan pa Penjabat Walikota dan melihat program tersebut, kurangnya ada di etalase. Makanya kita bantu 10 unit. Dengan harapan bisa dibagi dan berguna menopang pemasaran produk para pelaku UKM-IKM di kota ini,” sebutnya.

Selain itu kata dia, bentuk kepedulian lain Pegadaian ialah beberapa waktu lalu telah juga membagi bantuan untuk kaum dhuafa di 3 panti asuhan di Kota Ambon dalam rangka HUT ke-122 Pegadaian 1 April 2023 lalu serta membangun walang bagi wisatawan di Ora Beach and Resort Maluku Tengah.

“Doakan dan terus dukung kami, semoga Pegadaian di usia 122 tahun dapat terus memberi manfaat bagi masyarakat dengan berbagai cara, tidak saja beroperasi untuk mencari laba atau keuntungan,” pinta Tanjung.

Kadis Indag Ambon, Sirjhon Slarmananat atas nama Pemkot berterima kasih dan apresiasi atas bantuan 10 unit etalase, yang dinilai jadi kontribusi positif Pegadaian area Ambon untuk memberdayakan serta mendukung UKM dan IKM pasarkan produknya di Balaikota dan dimanapun.

“Jiku Bata bulan ini tidak ada karena tepat dengan Jum’at Agung. Nanti usai Idul Fitri atau di bulan Mey baru kita start, dengan tidak hanya di tanggal 7 tapi dilakukan setiap hari. Pelaku usaha yang hadir, tidak saja produk barangnya. Ini agar ada kontak bisnis antara mereka dan pembeli untuk memperlebar sayap usaha,” jelasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed