by

CCTV di Balaikota & Kawasan Lain yang Rusak Segera Diperbaiki

AMBON,MRNews.com,- Closed Circuit Television atau CCTV yang rusak di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Ambon beberapa waktu lalu turut disesali salah satu wajib pajak yang di waktu bersamaan dompetnya yang berisi uang dan kartu penting lainnya hilang ketika proses bayar pajak.

Kesesalan itu pun diungkap warga tersebut ketika jalannya program Walikota Jumpa Rakyat (Wajar) di teras Balaikota Ambon, Jum’at (10/2).

Merespons keresahan itu, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena katakan, seluruh area pelayanan publik di Balaikota memang sudah terpasang. Hanya memang di BPPRD waktu itu rusak atau mati karena arus listrik yang tidak stabil.

“Saya sudah perintahkan segera diperbaiki. Kita butuh masyarakat yakin dengan pelayanan kita hari ini. Membersihkan seluruh area pelayanan dari pungutan liar (Pungli) itu penting bagi Pemerintah Kota guna membangun kepercayaan masyarakat kembali,” terangnya.

“CCTV ini melambangkan transparansi sebenarnya, bahwa pelayanan itu dilakukan dengan baik tanpa ada dikotori Pungli dan sebagainya. Maka saya jamin kita perbaiki CCTV itu,” sambung Wattimena.

Selain di BPPRD yang tidak aktif atau rusak, dirinya memastikan, 31 titik CCTV di Kota Ambon seluruhnya aktif. Dan itu bisa dipantau langsung dari ruangan Walikota.

Sehingga misalnya ketika ada pohon tumbang halangi CCTV, langsung diarahkan potong agar bisa memantau dengan baik.

“Di CCTV saya punya ruangan dia aktif, pa Sekkot juga. Semua aktif. Kalau soal pohon yang menghalangi CCTV, tentu kita tata. Sebab pohon ada juga penting sebagai paru-paru kota dalam memberi keteduhan, kenyamanan bagi masyarakat,” jelasnya.

“Selain untuk kepentingan CCTV kita tetap awet memantau aktivitas kota, tapi tujuan menebas pohon yang sudah rapuh dan berpotensi tumbang agar tidak memakan korban. Apalagi yang di tepi-tepi jalan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed