Andrew Susanto: mata tentukan cara kita melihat dunia, pesan sang selebgram

Selebgram Andrew Susanto Akui Mata Adalah Jendela Dunia, Begini Katanya

Juli 21, 2026

Selebgram Andrew Susanto kembali menarik perhatian setelah menegaskan pentingnya penglihatan dalam sebuah unggahan terbaru: “Mata adalah jendela dunia.” Pernyataan singkat itu membuka diskusi tentang bagaimana ketergantungan pada layar dan pekerjaan visual memengaruhi kesehatan mata publik, serta apa yang bisa dilakukan segera oleh pengikutnya.

Apa yang disampaikan Andrew

Dalam posting yang mendapat ribuan tanggapan, Andrew menuliskan bahwa tanpa penglihatan yang baik, ia merasa fungsi sebagai kreator dan pengamat kehidupan sehari-hari akan sangat berubah. Ia menekankan rasa syukur atas kemampuan melihat dan mendorong pengikutnya untuk tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan mata.

Ungkapan tersebut—meskipun sederhana—menyorot sisi personal pekerjaan influencer: banyak aktivitas produksi konten yang bergantung pada ketajaman visual, dari pengambilan gambar hingga editing. Bagi audiens yang mengikuti langkah kreatifnya, pesannya beresonansi sebagai pengingat praktis, bukan sekadar frasa estetis.

Mengapa pernyataan ini relevan sekarang

Di tengah meningkatnya waktu layar sejak pandemi, isu kesehatan mata mendapat perhatian baru. Bukan hanya soal kenyamanan; gangguan penglihatan kronis dapat mengubah kualitas hidup dan produktivitas. Ketika figur publik seperti Andrew menyorot topik ini, pembicaraan tentang pencegahan dan pemeriksaan kesehatan mata cenderung lebih cepat tersebar ke lapisan masyarakat yang lebih muda.

Tanggapan dari pengikutnya juga memperlihatkan dua konsekuensi nyata: pertama, adanya dorongan untuk melakukan pemeriksaan mata; kedua, peningkatan kesadaran soal kebiasaan digital sehat yang dapat mencegah ketegangan mata.

Langkah praktis untuk menjaga penglihatan

  • Rutin periksa mata: Jadwalkan pemeriksaan mata minimal sekali setiap satu atau dua tahun, atau lebih sering jika ada keluhan.
  • Gunakan aturan 20-20-20: setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (≈6 meter) selama 20 detik.
  • Sesuaikan pencahayaan kerja: hindari silau layar dengan pencahayaan yang merata dan posisikan monitor sedikit di bawah garis pandang.
  • Perhatikan nutrisi: makan makanan kaya lutein, zeaxanthin, vitamin A dan omega-3 yang mendukung kesehatan mata.
  • Kenakan pelindung sinar matahari: kaca mata dengan perlindungan UV mencegah kerusakan akibat sinar ultraviolet.

Respons publik dan implikasi bagi kreator

Komentar pada unggahan menunjukkan banyak pengikut yang membagikan pengalaman pribadi tentang mata—mulai dari mata lelah hingga pemeriksaan yang menunda diagnosis. Untuk kreator konten, pernyataan Andrew menekankan tanggung jawab untuk memberi contoh praktik sehat, terutama ketika pengaruh mereka memengaruhi perilaku audiens muda.

Selain itu, percakapan ini membuka kesempatan bagi profesional kesehatan mata untuk memperluas edukasi digital: tips preventif sederhana seringkali lebih efektif jika disebarkan lewat kanal yang sama dengan audiens yang terdampak.

Pernyataan singkat tentang mata sebagai “jendela dunia” berubah menjadi pengingat praktis: penglihatan bukan sekadar aset estetika bagi pembuat konten, melainkan komponen penting kualitas hidup. Mengikuti saran sederhana dan rutin pemeriksaan bisa membuat perbedaan besar bagi siapa pun yang menghabiskan banyak waktu di depan layar.

Artikel serupa :

Beri nilai postingan ini
BACA  Ruang tamu mini Ferry Maryadi tampil elegan: intip 6 inspirasi klasik minimalis

Tinggalkan komentar

Share to...