Pemprov Jamin Sembako Cukup Tersedia Sebulan

AMBON,MRNews.com,- Ketersediaan stok bahan pangan terutama sembilan bahan pokok (Sembako) di daerah ini dipastikan cukup tersedia selama sebulan kedepan. Pemerintah provinsi Maluku menjaminnya ditengah persoalan penanganan darurat korban bencana gempabumi. Hal ini sesuai dengan laporan yang masuk ke posko penanganan darurat bencana gempa provnsi Maluku.

Kepala bidang informasi posko penanganan darurat bencana gempa provnsi Maluku Frona Koedoeboen katakan, kepastian itu seiring dengan jumlah keperluan pangan atau Sembako yang tersedia di gudang-gudang distributor. Apalagi data Pelindo IV maupun perusahaan bongkar muat terkait bongkar muat yang ada di pelabuhan Ambon menunjukkan bahwa kegiatan bongkar muat di pelabuhan Ambon tidak mengalami kendala.

Hal ini sebut Frona dapat dilihat dari jumlah sarana kontainer yang ada di pelabuhan cukup tinggi berkisar 1.194 kontainer yang berasal dari beberapa perusahaan antara lain PT Tanto Intim Lines, PT Meratus Lines, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) dan PT Pelayaran Tempuran Mas (TEMAS). Apalagi bahan pokok sesuai pantauan tim di pasar Mardika memperlihatkan bahwa harga Sembako tidak mengalami perubahan harga atau kenaikan harga, atau harganya sama dengan tanggal 30 September 2019.

“Pemerintah provinsi menjamin ketersediaan bahan pokok terutama Sembako tersedia atau aman sebulan kedepan. Indikator kita berani jamin selain alasan-alasan itu tetapi juga data yang diterima dari distributor di kota Ambon sebagai ibukota provinsi untuk stok bahan pokok terutama Sembako cukup tersedia untuk kebutuhan satu bulan kedepan,” sebut kepala dinas komunikasi dan informasi provinsi Maluku ini kepada pers di aula Makorem 151/ Binaya, Kamis (3/10/2019).

Sementara itu, dari data posko penanganan darurat bencana sebutnya, tercatat hingga kini 38 orang yang menjadi korban dampak langsung gempa meninggal dunia. Terbanyak di kabupaten Maluku Tengah (Malteng) 15 orang, kota Ambon 13 orang dan kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) 10 orang. Sementara luka berat di tiga kabupaten itu sebanyak 75 orang, luka ringan 74 orang. Akibat gempabumi pula total pengungsi di tiga kabupaten ada 95.256 jiwa. Terdiri dari Malteng 50.250 jiwa, SBB 42.066 jiwa dan kota Ambon 2940 jiwa. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *