by

Pemprov Maluku Jamin Bonus Atlit Peraih Medali PON Diberikan Secepatnya

AMBON,MRNews.com,- Janji diberikannya bonus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kepada atlit khususnya yang meraih medali di PON XX-Papua kini dinanti publik Maluku. Jaminan bonus segera diterima pun menguak.

Pasalnya, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua sudah berakhir. Maluku menempati urutan ke-21 dari 34 provinsi dengan meraih 5 medali emas, 4 perak dan 6 perunggu.

“Dalam waktu dekat. Anggaran bonus sudah siap. Pemerintah telah menjamin, pa Gubernur juga telah menjamin memberikan bonus dan Pemda sudah siap,” tandas Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Maluku Sadli Ie.

Sadli akui, Pemprov sudah mencadangkan bonus bagi atlit peraih medali PON yang akan diberikan pada waktunya. Dengan rincian, 200 juta untuk peraih medali emas, 150 juta untuk peraih perak dan 100 juta bagi yang sukses raih perunggu.

Namun sebenarnya kata Sadli, Gubernur Maluku Murad Ismail menjamin lebih jauh dari bonus yakni berupa garansi dijadikan sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

“Sebab asumsinya, kalau anda diberi bonus 100 juta, terus dihabiskan tanpa dipakai untuk sesuatu yang jangka panjang, ketimbang dijadikan pegawai. Mana lebih untung. Jadi ada jaminan pa Gubernur juga,” terangnya kepada awak media di Ambon, Rabu (20/10).

Baginya, menjadikan atlit berprestasi sebagai pegawai sudah komitmen Gubernur Maluku, tidak hanya sekedar bonus. “Itu komitmen beliau begitu. Tentu dengan memenuhi kriteria normatif yang disyaratkan,” tegas Sadli.

Mengenai kapan bonus akan diberikan, Sadli mengaku pemerintah menuggu laporan evaluasi dari KONI Maluku mengenai capaian kontingen Maluku.

“Kan pemerintah tidak tahu kapan akan beri mereka. Harus ada laporan itu. Kita tunggu laporan, kapan mau diberikan secara apa, bonus kepada itu yah pemerintah tindaklanjuti, Pemda sudah siap” bebernya.

Disinggung apakah pelatih atlit peraih medali PON juga bakal diganjar bonus, Sadli mengaku, hal itu tidak dibicarakan antara DPRD dan pemerintah. Yang dipastikan hanya bonus untuk atlit.

“Yang dibicarakan DPRD dan Pemda hanya bonus atlit, termasuk pengurus KONI Maluku,” imbuh Kepala Dinas Kehutanan Maluku itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed