by

Zona Merah Bukan Keinginan Pemkot, Jangan Dipersoalkan

-Kota Ambon-162 views

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon Richard Louhenapessy menegaskan, keputusan Ambon masuk zona merah Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bukan keingininan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon maupun provinsi tapi merupakan keputusan pemerintah pusat lewat Kemenkes.

Karenanya, hal itu tidak lantas dijadikan polemik untuk dipersoalkan/didebatkan panjang lebar. Sebab pasti ada pertimbangan dan sisi positifnya. Melakukan langkah antisipasi dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19

“Zona merah bukan keinginan Pemkot. Itu juga bukan ditetapkan Pemprov. Tetapi zona merah ini istilah yang dipakai Kemenkes untuk daerah yang diangga rentan. Kalau di BNPB, tidak pakai zona merah, tetapi pakai daerah rawan. Dua kategori itu harus kita antisipasi. Jadi bukan keinginan Pemkot,” kata Walikota kepada awak media di ruang ULA Pemkot, Kamis (30/4).

Secara nasional, menurutnya, kurang lebih ada 282 daerah yang ditetapkan zonasi oleh Kemenkes. Maluku, selain Ambon dizona merah kemudian kabupaten Malteng, Buru, Bursel, SBB zona kuning, yang lainnya zona hijau.

“Jadi tidak usah dipersoalkan/didebatkan mana merah, kuning, hijau. Yang penting ini sudah betul-betul rawan. Itu saja. Ada yang saya baca difacebook ramai bicara. Persoalannya bukan apa, tapi ini virus, tidak tanya ale merah, biru, kuning, hijau. Kalau dia mau datang, dia datang di ale saja,” jelasnya.

Oleh karena itu, Louhenapessy berharap masyarakat kota Ambon terutama para netizen yang menggunakan media sosial apapun agar menyikapi segala sesuatu dengan bijak dan tetap melakukan antisipasi secara bersama. Sebab dengan berdebat/persoalkan zona, tidak akan menyelesaikan masalah.

“Di Ambon, ada dua kecamatan yaitu Nusaniwe dan Sirimau jadi zona yang betul-betul rentan terhadap penyebaran Covid-19. Kemudian di Baguala. Leitimur Selatan dan Teluk Ambon relatif clean. Maka mari kita sikapi semua yang terjadi dengan bijak dan antisipasi secara bersama. Itu lebih penting,” ingatnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed