by

Walikota Bakal Kembali Jadi Pembicara & Hadiri Forum Internasional

-Kota Ambon-16 views

AMBON,MRNews.com,- Pasca kembali bersama rombongan Pemkot Ambon dari Negeri Kincir Angin, Belanda dalam rangka mengikuti World Proef Event 2018 (27 Juni – 7 Juli), dalam beberapa waktu kedepan ini, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy akan kembali menghadiri sejumlah forum internasional serta menjadi pembicara, termasuk juga Wakil Walikota, Syarif Hadler dan beberapa pimpinan OPD.

Walikota saat press conference menjelaskan, kedepan dirinya akan kembali melakukan beberapa perjalanan dinas ke luar negeri, diantaranya diundang menghadiri kegiatan kepemimpinan internasional dalam bentuk pertemuan Walikota se-Wilayah ASEAN di Singapura, menjadi salah satu narasumber pada Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Moscow-Rusia, dan membuka Kwaku Summer Festival yang direncanakan akan berlangsung pada akhir bulan ini di Amsterdam, Belanda.

“Pemerintah pusat memberi kepercayaan, satu diantara 20 kabupaten/ kota hadir dalam pertemuan Walikota kerjasama Indonesia- Singapura. Saya juga diundang hadir di kegiatan kepemimpinan dari tanggal 16-19 Juli bersama 19 Bupati/Walikota se-Indonesia. 23 Juli ke Simposium Internasional PPI ke-X di Rusia, sebagai pembicara bersama para pakar. 28 Juli, diundang pemerintah Belanda membuka festival internasional, yang dihadiri 200-an negara. Tidak tahu kenapa Walikota Ambon diundang lagi. Ini buka saya sorong diri, tapi dampak promosi Ambon ke dunia internasional,” ujar Walikota di kantor Dinas PUPR Kota Ambon, Selasa (10/7/2018).

Menurut Walikota, semuanya bisa terjadi karena dampak membangun kota pasca konflik sehingga apresiasi diberi pemerintah pusat dan provinsi. Bahkan dalam waktu dekat ini, tepatnya 15 Juli, Wakil Walikota, Kepala Dinas P3AMD dan Kadis Tenaga Kerja akan ke Sydney, Australia untuk menindaklanjuti pertemuan Summer Bussiness beberapa bulan lalu. Yakni rencana kerjasama dan pengiriman tenaga kesehatan yang dipekerjakan di Australia. Karena Australia membutuhkan kurang lebih 300 tenaga perawat yang diharapkan akan disuplay dari Kota Ambon.

“Pa Wawali dan Kadis akan follow up langkah teknis persiapan dan pelaksanaannya. Didampingi perwakilan Bappeda dan Litbang, Ibu Titi Oratmangun sebagai penghubung dengan BKPM Indonesia di Sydney. Peluang ini sangat besar dan bila terlaksana, ada kontrak 2 tahun, standar gaji tinggi dan mendapat pelatihan tiga minggu, di Jakarta maupun Ambon. 24 September juga ada kegiatan internasional disana, Pemkot ikut,” ujarnya.

Walikota menjelaskan, kebijakan yang diambil Pemkot Ambon untuk hadir dan mengikuti event-event nasional dan internasional, tidak dirancang atas keinginan subjektivitas Pemkot, tetapi atas apresiasi  publik baik dari tingkat nasional maupun internasional kepada Kota Ambon. Semua ini juga tidak terlepas dari dukungan segenap warga Kota Ambon, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat atas penyelenggaraan pemerintahan sampai saat ini, sehingga patut diapresiasi tinggi.

Saat press confrence itu, Walikota didampingi Wakil Walikota, Syarif Hadler, Kadis PUPR Enrico Matitaputty, Plt. Kadis Komunikasi Informatika dan Persandian Joy Adriaansz, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Piet Pattiasina, Kadisnaker Godlief Soplanit, dan beberapa pimpinan OPD. Sejumlah kegiatan yang dilakukan itu untuk kemajuan dan peningkatan  Kota Ambon terutama Pemkot Ambon. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed