by

Vaksin Jangan Menghambat BTM Terbatas

AMBON,MRNews.- Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Asis Sangkala meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbu) Maluku agar jangan jadikan vaksinasi sebagai penghambat siswa mengikuti proses Belajar Tatap Muka (BTM) terbatas.

“Baiknya vaksin segera dilakukan di sekolah masing-masing, namun jika satu dan lain hal siswa tersebut tidak bisa mengikuti vaksin, dengan berbagai alasan kesehatan atau orang tua belum mengijinkan, jangan kemudian menjadi pengambat untuk sekolah BTM terbatas. Sekolah tetap melaksanakan BTM terbatas karena program vaksin sudah dilakukan ” kata Sangkala, Rabu(15/9).

Walau nantinya harus ada siswa yang tidak bisa mengikuti proses BTM terbatas, tetapi sebagai lembaga pendidikan mempunyai kewajiban untuk mencari solusi agar siswa tersebut tetap mendapat proses belajar. Meskipun melalui daring atau luring.

“Sekolah tetap punya kewajiban untuk mencari jalan keluarnya agar siswa bisa menerima pelajaran,”ucapnya.

Koordinator Komisi IV ini berharap agar siswa yang belum divaksin tetap bisa mengikuti proses BTM dengan bisa menujukan surat dari Puskesmas terdekat.

“Yang penting ada yang bisa mempertanggungjawabkan kondisi yang bersangkutan dengan dikeluarkan surat keterangan kesehatan sehingga jangan ada biaya yang dikeluarkan orang tua. Dengan kondisi saat ini, maka dengan keterangan dari dokter Puskemas sudah cukup” harapnya.

Ia meminta agar sekolah jangan lagi mempersulit siswa tapi harus mempermudah langkah-langkah menuju sekolah tatap muka tetap dilaksanakan dan kalau ada satu dan dua siswa yang karena satu dengan lain hal sehingga tidak bisa vaksin, janganlah menjadi faktor penghambat sekolah melaksanakan BTM terbatas. Tapi tetap dilaksanakan dengan mayoritas siswa yang sudah divaksin dan yang membutuhkan keterangan itu juga harus dipermudah untuk siswa tetap bisa mengikuti proses belajar di sekolah.

“Kalau harus menggunakan surat keterangan jangan dipersulit tapi dipermudah agar bisa tetap mengikutu proses belajar dan bagi orang tua yang belum mengijinkan anaknya untuk divaksin sekolah wajib mencari solusi yang terbaik, apakah via daring atau luring” urainya. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed