AMBON,MRNews.com,– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Penjabat Walikota Bodewin Wattimena dan sejumlah pimpinan OPD menerima kunjungan studi banding Anggota DPRD Kota Tual di ruang Vlissingen Balaikota, Senin (6/6).
20 orang wakil rakyat asal Kota bertajuk Maren itu dipimpin Ketua DPRD Kota Tual, Hasan Syarifudin Borut. Mereka ingin tahu tentang pelaksanaan dan pengelolaan pendapatan, perizinan, termasuk pembangunan infrastruktur berbasis pendapatan.
“Kami ingin mengetahui pelaksanaan dan pengelolaan pendapatan, perizinan, termasuk pembangunan infrastruktur yang berbasis pendapatan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon,” ujar Borut.
Pasalnya, menurut politisi asal PKS, sebagai ibukota Provinsi Maluku, Ambon dinilai memiliki keunggulan dalam pengelolaan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
Apalagi Ambon merupakan kota tertua di Maluku dan menjadi pusat pemerintahan provinsi, yang sudah barang tentu dari aspek kemajuan, pasti lebih maju dari kabupaten/kota lainnya.
“Selain untuk silahturahmi juga kita studi banding atau kerjasama antar daerah. Yang diharapkan ada sesuatu kita bisa peroleh dari Ambon dan kembali ke Tual, bisa kita sinergikan, kolaborasi dengan pemerintah kota demi kemajuan Kota Tual,” jelasnya.
Muatan-muatan studi banding ini lanjutnya, sangat dibutuhkan untuk pengembangan Kota Tual yang merupakan kota kepulauan, dengan total 66 pulau.
“Tual kota yang unik sebab merupakan kota kepulauan. Dari 66 kepulauan berpenghuni, hanya 13 pulau dan wilayahnya terdiri dari 2 persen daratan, 98 persen laut sehingga dari aspek penghubung, kota Tual cukup terisolasi, apalagi dengan kondisi laut yang fluktuatif, buat banyak kendala,” kuncinya.
Sementara, Penjabat Walikota Bodewin Wattimena yang didampingi Asisten I Setkot Ambon, Elkyopas Silooy mengaku, pihaknya terbuka dan merasa terhormat menerima kunjungan DPRD maupun pemerintah daerah lain untuk berdiskusi dan belajar dari Kota Ambon.
“Kita hadirkan Kepala Dinas PUPR, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, sehingga nanti DPRD Tual akan berdialog langsung dengan mereka guna mendapat bekal penting,” pungkasnya. (MR-02/MC)











Comment