AMBON,MRNews.com,- Usianya baru 35 tahun. Namun dia bertekad kuat membawa perubahan bagi Provinsi Maluku lewat jalur DPD-RI di Senayan pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Adalah Siti Aminah Amahoru, seorang akademisi, aktivis mahasiswa dan pemerhati masalah perempuan.
Perempuan berkerudung asal Desa Sepa Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah itu bertekad kuat bertarung melawan 13 kandidat lainnya, dengan membawa visi misi yang berbeda.
Sebabnya, ia mendaftarkan diri KPU Maluku, Kamis (11/5). Seluruh dokumennya lengkap dan diterima pimpinan KPU walau sebelumnya ada terkendala teknis namun bisa dilalui dengan mulus.
“KPU sudah nyatakan semua dokumen yang saya ajukan lengkap walau ada kendala teknis sedikit. Terima kasih kepada KPU, Bawaslu, teman-teman tim. Insya Allah kemenangan itu milikNya, perjuangan milik kita dan kita raih bersama atas ridho Allah SWT,” ujarnya usai mendaftar di KPU.
Tekad dan misi besar maju sebagai senator kata Siti adalah menjadikan masyarakat Maluku sebagai ikon pembangunan. Maka nantinya ketika dipercayakan masyarakat Maluku, jebolan Universitas Khairun Ternate itu akan tampil sebagai senator yang edukatif, inspiratif, aspiratif dan kolaboratif.
“Bersama-sama mengawal kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi untuk bagaimana melahirkan masyarakat Maluku yang maju dan modern,” tegasnya.
Menurut dosen Universitas Ibnu Caldun Jakarta itu, esensi politik yang sebenarnya dalam sistem demokrasi adalah bagaimana mengantongi kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi.
Karena itu ketika ada yang mengatakan bahwa dalam politik itu jahat, bahwa politik itu tidak ada kawan dan lawan yang sejati hanya ada kepentingan.
“Saya ingin hadir merubah paradigma itu dengan paradigma baru bahwa menjadikan politik itu adalah politik yang etis dan berkeadaban. Karena politik yang tidak etis dan tidak berkeadaban yang menjadikan teman sebagai lawan akan merusak sendi-sendi sistem demokrasi di Indonesia,” pungkas Amahoru. (MR-02)









Comment