by

Sidak, Walikota Minta Pengelola Renovasi Amplaz

-Kota Ambon-156 views

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Ambon Plaza (Amplaz), Sabtu (26/1/19) siang. Turut dalam kesempatan itu pula, pihak pengelola Janes dan Ketua KOHIPPA, Irfan Hamka. Pantauan Mimbarrakyatnews.com, Sidak dilakukan pertama kali pada Platinum Cineplax Bioskop, lantai 4 Amplaz, dengan mengunjungi dua studio pada Platinum Cineplax sembari berdiskusi dengan manager tentang animo penonton tiap harinya, besaran harga tiket, film dan kemungkinan adanya pemakaian hall Bioskop untuk pertemuan/sosialisasi oleh pemerintah kota dengan pedagang Amplaz. Usai dari Platinum Cineplax, Walikota dan rombongan kemudian turun ke lantai I jumpai Ikatan Artis Dangdut Indonesia (IKARDI) Provinsi Maluku yang menggelar panggung hiburan rutin bulanan, yang hadiri ketua komisi A DPRD Maluku, Melki Frans selaku ketua pembina IKARDI. Selanjutnya, orang nomor 1 di kota Ambon itu meninjau saluran pembuangan air, area parkiran dan security fire di luar Amplaz. Disela-sela inspeksi, Walikota mengaku, sudah ada komunikasi dan kesepakatan dengan pimpinan pengelola Amplaz untuk nantinya segera bisa direnovasi total, dengan tujuan selain perbaikan hal-hal yang rusak tetapi mungkin ada tambahan fasilitas hotel, convention hall dan lainnya. Karena itu, direncanakan pada 8 Februari nanti ada pertemuan antara pemerintah kota, pemilik dan pengelola Amplaz. Diawali pertemuan dengan semua pedagang yang berada di Amplaz, untuk sosialisasi dan menyerap aspirasi terkait aktivitas perdagangan mereka selama ini. “Selasa depan saya mau kumpul 500-an pedagang di hall bioskop, untuk sosialisasi pentingnya keamanan, kebersihan, ketertiban Amplaz. Selain bagi kenyamanan bersama, tetapi guna menarik pengunjung ke Amplaz. Sebab begitu masuk dan naik lift, saya rasa yakin prospek pengembangan Amplaz akan lebih baik kedepan. Maka menuju Ambon Kota Musik Dunia tahun 2019 dan Visit Ambon 2020, kita ingin manfaatkan tahun ini untuk terus mengajak masyarakat jaga kebersihan, ketertiban, keamanan. Didalamnya juga pedagang. Kita ingin maksimalkan agar pedagang juga bertanggungjawab dengan Amplaz,” akunya. Sementara, Ketua Pembina IKARDI Maluku, Melki Frans mengaku, panggung hiburan IKARDI sebagai event rutin yang telah terlaksana tiga kali, dengan tujuan selain merangsang, mengingatkan masyarakat untuk peduli dan mencintai musik dangdut. Tetapi juga salah satu cara kita mendukung visi Ambon sebagai kota musik dunia tahun 2019. “Banyak hal bisa kita buat terutama untuk memaksimalkan artis dangdut di kota Ambon. Apalagi gencarnya Ambon menuju kota musik dunia tahun ini, maka tak hanya lagu pop saja, tapi juga musik dan penyanyi dangdut harus mendapat tempat,” sambung Walikota diselingi tepuk tangan penonton. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed