by

Selain Dukcapil, DPMPTSP, Puskesmas & Dishub Bakal Dibenahi

MBON,MRNews.com,- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) benar-benar menjadi prioritas pembenahanSekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse pasca dilantik belum lama ini oleh Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

Pasalnya Dukcapil dianggap menjadi dinas strategis melayani publik lewat administrasi kependudukan. Karena itu penting menata sistem dan sumberdaya manusia (SDM) agar pelayanan maksimal.

Sekkot Ambon Agus Ririmasse katakan, selain Dukcapil, juga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kesehatan (Dinkes) khususnya pelayanan di Puskesmas dan ijin trayek Angkot menjadi fokus penataan berikut.

Alasan DPMPTSP menurutnya berkaitan dengan masalah perijinan. Yang intinya tidak boleh lama dan berbelit-belit, sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan negara bagi warganya.

“Masyarakat datang urus ijin tidak boleh berminggu-minggu, berbulan-bulan. Bila perlu dua atau tiga hari sudah jadi. Tidak boleh lama-lama. Sebab ijin berkaitan dengan investasi bagi daerah,” tandas Ririmasse kepada media ini di Ambon, Rabu (12/1/2022).

Dikatakan Ririmasse, penataan khusus pada aspek jaringan karena semua proses perijinan sudah menggunakan sistem online, tidak lagi manual. Maka jaringan internet tidak boleh lelet apalagi gangguan, sebab bisa berdampak ke semua hal.

“Saya baru rapat dengan teman-teman di DPMPTSP. Saya minta untuk perijinan itu harus cepat. Sebab saya baru tapi dengar kabar burung banyak, bahwa urusannya berbelit-belit, lama. Masalahnya di jaringan” akui mantan Kadis Dukcapil Kota Kupang itu.

Masalah percepatan urusan perijinan di kota Ambon ini kata dia, sangat penting guna mendorong terciptanya iklim investasi yang baik. Maka telah dipertegas kepada DPMPTSP dan Diskominfo-Sandi soal saling kerjasama menata jaringan itu, jangan ada ego sentris antar OPD.

“Jangan sampai ada yang merasa terlalu penting. Ini harus berkolaborasi, bersinergi untuk bagaimana menata jaringan internet lebih bagus. Sehingga proses pelayanan perijinan online itu cepat, orang punya ijin bisa keluar,” ingat mantan Asisten I Kota Kupang.

Begitu juga sambungnya, masalah di Dinas Perhubungan (Dishub) yakni ijin trayek nanti juga akan diperhatikan. Sebab banyak kedapatan sekarang Angkutan Kota (Angkot) di Ambon yang operasi tanpa ijin trayek.

“Saya sudah dapat data. Nanti saya akan lihat di lapangan. Nanti kita lihat semua, ditertibkan, tapi butuh proses, perlahan-lahan, bukan semudah membalik telapak tangan,” terangnya.

Setelah tata perijinan sambungnya, akan kemudian turun untuk menata kesehatan, terutama berkaitan dengan pelayanan di Puskesmas-puskesmas, harus cepat dan tepat sasaran.

“Pokoknya pelayanan publik saya akan genjot habis-habisan. Sebab sasarannya adalah masyarakat harus terlayani secara maksimal, mereka puas dan senang, kita pemerintah juga bersyukur,” kunci Ririmasse. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed