AMBON,MRNews.com,- Puncak arus mudik Natal tahun 2018 diprediksi akan terjadi mulai dari Jumat 21 Desember hingga Minggu 23 Desember. Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan arus mudik tersebut di sektor laut khususnya armada ferry, PT ASDP Cabang Ambon sudah memiliki beberapa strategis, diantaranya jika terjadi lonjakan penumpang yang menggunakan motor, maka akan ada satu kapal khusus melayani.
“Antisipasi kami ada beberapa kebijakan tentunya, koordinasi dengan Kesyabandaran menyangkut dengan cuaca dan keberangkatan. Jika terjadi penumpukan sepeda motor, kami akan gunakan satu kapal khusus untuk motor, dan untuk lonjakan penumpang kami akan tambahkan waktu keberangkatan, dengan waktu tunggu tidak terlalu lama,” ungkap General Manager PT ASDP Cabang Ambon Yulianto kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/12/18).
Yulianto menyebutkan, ada empat armada milik ASDP yang siap mengangkut penumpang mudik jalur laut dengan ferry yakni KMP Trubuk, KMP Inalika, KM Maloli dan KM Rokatenda. Tak hanya itu, ASDP juga dibantu dengan satu kapal milik PD Panca Karya Provinsi Maluku yakni KMP Tanjung Koako.
“Berdasarkan data kita, untuk Natal dan tahun baru, terjadi lonjakan penumpang, yang mana untuk penumpang normal yakni 800-1000. Namun diprediksi akan terjadi kenaikan hingga 300 persen yakni, bisa menjadi 3000 penumpang pada tahun ini,” bebernya.
Puncak arus mudik Natal dan tahun baru untuk armada ferry sebut Yulianto, akan terjadi di pelabuhan Hunimua, Desa Liang Kabupaten Maluku Tengah ke pelabuhan Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. “Untuk kegiatan Natal dan tahun baru angkutan mudik ASDP prinsipnya secara operasional siap. Seperti kita ketahui bersama ASDP lebih fokus kepada lintasan Hunimua-Waipirit,” tegas dia.
Terhadap persoalan tersebut, dirinya menghimbau kepada masyarakat yang merupakan pengusaha atau wirausaha untuk tidak berbelanja pada tanggal-tanggal tersebut karena akan terjadi lonjakan penumpang. Belum lagi, alasan keamanan sehingga truk tidak bisa diangkut pada saat itu. Demikian pula masyarakat biasa yang ingin mudik pun, diminta tetap memperhatikan arah dan petunjuk petugas serta hati-hati saat mudik dan balik. (MR-02)












Comment