by

PTM di Ambon Temui Masalah, 88 Siswa & 37 Guru Reaktif Tes Antigen

AMBON,MRNews.com,- Jalannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada 12 SMP di Ambon dua pekan lebih temui masalah. Sebab dalam pelaksanaan screening siswa dan guru/pegawai pada 12 sekolah pelaksana PTM, terdapat 125 orang atau 6,5 persen hasil Rapid Antigennya Reaktif/Positif.

Kepala dinas Kesehatan (Kadinkes) Ambon menuturkan, sesuai hasil screening dengan total target 2257 orang pada 12 sekolah pelaksana PTM hari ini, yang melakukan Rapid Antigen sebanyak 1923 orang atau 85% dari target.

“Hasilnya didapati, positif reaktif Antigen sebanyak 125 orang atau 6,5%, terdiri dari siswa 88 orang dan guru/pegawai 37 orang,” sebut Pelupessy via WhatsApp, Senin (31/1).

Ke-12 SMP pelaksana PTM terbatas tersebut yakni SMPN 9 Ambon 363 peserta, SMPN 6 ada 385 peserta, SMPN 4 sebanyak 299 orang, SMPN 2 ada 322 orang, SMPN 13 ada 198 orang, SMPN 7 ada 205 orang, SMPN 3 sebanyak 132 orang.

Kemudian SMP Kristen YPKPM 97 orang, SMPN 8 ada 88 orang, SMP Kalam Kudus 66 orang, SMPN 18 ada 52 orang dan SMP Katolik Santo Andreas 30 peserta.

“Dinkes lakukan screening dibantu BTKL-PP Ambon untuk tenaga analis. Sistemnya random sampling. Hanya diambil 25 persen ditiap sekolah. Bila didapati hasilnya positif maka dilanjutkan tes PCR untuk tentukan yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Ambon Edy Tasso katakan, sesuai hasil surveilans lewat Rapid Antigen, ada sekolah pelaksana PTM yang guru dan muridnya reaktif dan ada pula tidak sama sekali.

Karena itu untuk antisipasi penyebarannya walau hasil tes PCR belum keluar guna memastikan positif Covid-19 atau tidak, Disdik telah mengambil langkah untuk sementara sekolah yang ada guru dan siswa Reaktif Antigen sementara dihentikan PTM terbatas.

“Jadi ditutup PTM-nya bagi sekolah yang ada guru/pegawai dan siswanya Reaktif Antigen. Tetapi belajar pembelajaran jarak jauh atau daring tetap berjalan. Sehingga tidak putus, hanya metodenya saja yang berbeda selama 14 hari sesuai SKB 4 Menteri dalam bentuk pencegahan,” demikian Tasso.

Diketahui, dua sekolah pelaksana PTM yang bakal ditutup sementara yakni SMPN 9 dan SMPN 6 Ambon karena ada 12 orang Reaktif, 3 guru dan 9 siswa di SMPN 9, SMPN 6 juga 12 orang, guru 7 orang dan siswa 5 orang. Sisa sekolah tambahan lainnya belum terupdate akhir. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed