by

Program Inovasi Desa Tiga Kecamatan Dikenalkan

-Kota Ambon-3 views

AMBON,MRNews.com,- Pelaksanaan bursa inovasi desa di Kota Ambon tahun 2019 dibagi dua cluster, didahului dengan “cluster arika” yang terdiri dari tiga kecamatan yaitu kecamatan Sirimau, Nusaniwe dan Leitimur Selatan (Leitisel) di Balai Latihan Kerja (BLK) Passo, Kecamatan Baguala, Selasa (30/7/19). Bursa inovasi desa sudah dilakukan sejak tahun 2018 di Ambon. Diharapkan hasilnya telah direplikasi atau diadopsi oleh desa atau negeri dalam APBDes tahun 2019 sesuai dengan kebutuhan, permasalahan dan potensi desa atau negeri.

Walikota Ambon melalui Asisten I Setda, Mien Tupamahu menyatakan, program inovasi desa merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengimplementasikan nawacita dalam RPJMN 2015-2019, terutama membangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat desa dan daerah dalam bingkai NKRI. Dua agenda utamanya adalah pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa (PPID) serta penyedia peningkatan kapasitas teknis desa (P2KTD).

Bursa inovasi desa ini kata Tupamahu, tentunya bukan pameran produk seperti yang selama ini dikenal oleh pemerintah desa dalam hal pembangunan desa, tetapi merupakan pameran pembangunan desa yang inovatif dengan harapan dapat mempengaruhi kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan desa untuk tahun anggaran 2020 melalui komitmen replikasi inovasi desa sesuai kebutuhan, masalah dan potensi yang tentunya sangat beragam di setiap desa.

“Bagi delegasi desa, kepala desa, raja/penjabat, ketua BPD/Saniri dan tokoh masyarakat. Ini kesempatan strategis untuk mengetahui keberhasilan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dari daerah lain beserta cara pelaksanaannya dan sudah divalidasi kementerian desa PDTT bagi kepentingan pembangunan desa/negeri masing-masing. Pelajari keseluruhan menu yang tersedia baik bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, bidang pembangunan sumberdaya manusia maupun infrastruktur desa,” tukas Tupamahu.

Pengembangan inovasi desa akan menjadi berdaya guna katanya, jika dapat disinergikan dan bahkan dikolaborasikan dengan peran pemerintah kota (Pemkot) melalui program dan kegiatan inovasi yang juga dilaksanakan OPD dengan tetap mendaya gunakan kewenangan desa sebagai nadi utama dari semangat undang-undang desa.

Pasalnya hal itu sejalan dengan visi Pemkot Ambon untuk memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat di seluruh pelosok kota. Maka penting menjadikan bursa inovasi desa sebagai pintu menuju kesuksesan bersama.

“Saya ingin mengingatkan tim inovasi bahwa sasaran pembangunan kota Ambon diarahkan untuk menjadikan kota Ambon sebagai kota tujuan wisata tahun 2020 dengan ikon sebagai kota musik, kota ikan dan kota toleransi atau damai. Karenanya, inovasi yang akan ditetapkan menjadi rencana inovasi desa/negeri tahun 2019 agar diarahkan untuk mendorong sepenuhnya capaian ketiga tujuan pembangunan tersebut,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed