by

Polisi, Wartawan & Suporter Bola di Ambon Kirim Doa untuk Kanjuruhan

AMBON,MRNews.com,- Tragedi memilukan yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10) yang menelan 127 korban jiwa Aremania termasuk dua anggota Polri dan ratusan luka-luka, menarik perhatian dunia tak terkecuali di Kota Ambon.

Personil Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease pun menginisiasi penyalaan lilin dan doa bersama melibatkan awak media, supporter sejumlah klub bola serta tokoh agama Islam, Kristen Katolik dan Protestan untuk korban Kanjuruhan, Selasa (4/10).

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Arthur Simamora katakan, doa bersama dan penyalaan lilin ini sebagai bukti solidaritas, empati personil Polresta  Ambon, insan pers dan suporter bola bagi para korban tragedi Kanjuruhan.

“Sekaligus kita ingin bertegur sapa dengan awak media dan klub bola. Agar peristiwa di Kanjuruhan jadi koreksi, peringatan dan pengalaman berharga bagi kita agar tidak terjadi di Ambon,” sebut Simamora di Mapolresta.

Dirinya berharap, lewat lilin dan doa yang dikirimkan arwah para Aremania yang meninggal bisa tenang, sementara korban yang masih dirawat di rumah sakit bisa segera tertangani dan sembuh sehingga kembali beraktivitas.

“Semoga kejadian ini bisa membawa kita pada pemahaman sama untuk jadi orang yang lebih bijak, tidak panas hati hadapi suatu situasi. Ambon harus jadi contoh keamanan dan ketertiban tetap terawat,” ungkap mantan Kapolres Malteng itu.

Momentum Kanjuruhan itu pula sambung Simamora, jadi pelajaran penting bahwa
fanatisme terhadap klub bola bukan berarti menyulut api permusuhan. Namun harus memperteguh rasa solidaritas sesama anak bangsa.

“Mari menjadi bijak untuk belajar dari pengalaman yang telah terjadi. Perilaku warga kotanya harus baik/pintar tak saja kotanya yang pintar,” pinta perwira menengah berpangkat tiga melati di pundak.

Apalagi sebulan lebih kedepan, demam piala dunia mulai menggema. Dimana Maluku termasuk Kota Ambon terkenal dengan fans fanatik negara-negara besar seperti Belanda, Brasil, Argentina, Jerman hingga Spanyol. Tentu langkah preventif sudah mesti disiapkan.

“Ijin keramaian pertandingan gawang mini, futsal maupun gawang besar akan jadi catatan kita untuk keluarkan, atas jaminan panitia untuk menjaga Kamtibmas. Sebab menjaga Kamtibmas bukan saja tugas Polisi tapi semua masyarakat. Termasuk nonton bareng pun akan diatur dan harus ada ijin,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed