by

Permudah Kerja & Pengawasan, 32 Unit CCTV Terpantau di Command Center

AMBON,MRNews.com,- Untuk mempermudah kerja pemerintah dan pengawasan langsung di lapangan terkait aktivitas atau kejadian, 32 unit Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di titik-titik sentral telah terpantau di Command Center Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

“Pemasangan CCTV milik Pemkot sejauh ini masih 32 unit. Terpasang di lokasi-lokasi sentral, yang aktivitasnya bisa terpantau langsung dari Command Center Pemkot,” tandas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon Joy Adriansz.

Dikatakan, jumlah CCTV itu akan bertambah banyak menjadi total 55 unit, seiring nantinya ada sharing atau kerjasama dengan Polri dalam hal ini Polda Maluku guna memantau dan meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Nanti sharing dengan Polri (Polda Maluku-red) itu ada 23, jadi nanti totalnya 55 unit. Ada 20 tenaga IT yang kita gunakan di Command Center untuk memantau dan bekerja,” urai Adriansz di Command Center, Kamis (16/9).

Lebih lanjut katanya, setelah adanya Command Center, hal itu justru sangat membantu kerja seluruh dinas yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Karena tindak lanjut kejadian di masyarakat semakin cepat.

“Sampai saat ini, teman-teman OPD sebagian besar berterima Kasih karena memang pada akhirnya peningkatan pelanggaran-pelanggaran di masyarakat itu semakin bisa ditangani secara langsung,” ungkapnya.

Sebab sebelum ini, biasanya Pemkot lambat dalam penanganan pelanggaran lantaran menunggu laporan masyarakat terlebih dahulu.

“Biasanya kita harus menunggu laporan dari masyarakat dulu, baru kita melakukan on the spot,” katanya.

Bahkan setiap dinas menurutnya, memiliki petugasnya masing-masing yang bertugas di Command Center untuk memantau dan mengabarkan informasi adanya kesalahan teknis yang terjadi di lingkungan masyarakat langsung dan tepat sasaran.

“Mereka semuanya bertugas di masing-masing OPD. Untuk yang ada di ruangan Command Center ada 14 orang perwakilan OPD. Kedepannya kita rencana pengawasan akan ada 24 jam,” akunya.

Adriansz mencontohkan terkait penanganan sampah di Kecamatan Nusaniwe tepat di depan kantor kelurahan seringkali tak terurus. Namun, dapat tertangani setelah adanya laporan berdasarkan pantauan melalui Command Center ini.

Tak hanya itu, untuk kawasan rawan tawuran seperti Kudamati Lorong Farmasi, kecamatan Nusaniwe, sekarang dapat terkontrol dengan baik sehingga penanganan juga cepat.

“Adanya koordinasi antara petugas Command Center dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Kepolisian sehingga masalah Kamtibmas bisa tertangani,” bebernya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed