by

Musdalub Hanura Maluku Besok, Tiga Kandidat Rebutan Ketua DPD

AMBON,MRNews.com,- Musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) DPD Partai Hanura Provinsi Maluku untuk mencari pengganti almarhum Yasin Payapo bakal dihelat, Jumat (5/11/21) besok di Marina Hotel-Ambon.

Ketua panitia pelaksana Musdalub Hengky Pelatta katakan, Musdalub direncanakan berlangsung dua hari dan akan dibuka salah satu pengurus DPP Hanura yang diberikan mandat oleh ketua umum Oesman Sapta Odang (OSO).

“Pengurus DPP lima orang akan hadir. Salah satu dari mereka yang akan buka acara. Seluruh kesiapan pelaksanaan Musdalub sudah 98 persen, tinggal finalisasi akhir saja. Kita berdoa semoga semua berjalan aman, lancar dan sukses,” tandas Pelatta kepada awak media di Marina Hotel, Kamis (4/11).

Musdalub sebutnya, akan dihadiri ketua, sekretaris dan bendahara (KSB) DPC sebagai peserta pemilik hak suara selain dewan penasehat, DPD dan DPP. Serta 5 anggota DPRD Maluku dan 25 anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Maluku selaku peninjau.

“Musdalub pun kita pastikan berjalan dengan protokol kesehatan ketat. Peserta wajib tunjukkan kartu vaksin dan hasil Rapid Antigen negatif. Sebab akan disiarkan virtual agar DPP bisa saksikan dinamika yang terjadi di Maluku dan tidak ada laporan ABS,” papar Ketua DPD GSKI Maluku itu.

Mengenai siapa saja calon ketua DPD, Pelatta mengaku, sesuai tahapan verifikasi akhir yang mendaftar ada lima (5) kandidat dan memenuhi syarat untuk diusulkan ke DPP hanya tiga nama, dua lainnya gugur.

Ketiganya ialah Achmad Ohorella, Ketua DPC Hanura Kota Ambon saat ini yang juga mantan anggota DPRD Ambon, Ronny Sapulette, pengacara dan kader Hanura, terakhir, bendahara DPD Hanura Maluku, Mus Mualim.

“Ada salah satu syarat khusus di PO Hanura, bahwa siapa yang ingin calonkan diri untuk ketua DPD, wajib mendapat rekomendasi dari DPP. Menurut kami itu surat sakti dan mungkin DPP datang bawa dan bacakan siapa satu nama yang direkomendasi,” tukas anggota DPRD Maluku dapil MBD-KKT.

Oleh sebab itu, bila hanya satu nama sambungnya, maka dipastikan akan aklamasi. Sebaliknya, jika ketiganya dapat rekomendasi DPP, maka bisa lanjut dengan pemilihan terbuka atau melalui pemandangan umum DPC.

“Sebab syarat jadi ketua DPD lainnya sesuai aturan partai, harus kantongi 30 persen dukungan dari 11 DPC-DPC atau minimal 3 DPC melalui pandangan umum secara tertulis atau diserahkan dalam sidang pleno Musda,” beber ketua fraksi Hanura DPRD Maluku itu.

Dari ketiga calon itu, Pelatta dan semua kader Hanura Maluku tentu berharap dan menjadi cita-cita bersama agar siapapun yang terpilih, Hanura harus besar di Maluku dan jaya disetiap momen politik, termasuk di Pemilu 2024 nanti.

“Ketiganya kader terbaik kita. Siapapun terpilih itu harapannya bisa besarkan dan bawa Hanura berjaya. Maka saya akan serius sukseskan Musdalub ini,” harap legislator asal Maluku Barat Daya (MBD) itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed