AMBON,MRNews.com,- Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly mengatakan, untuk meminimalisir korban, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus menggalakkan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG).
Dimana SLG itu bertujuan menguatkan peran BPBD, TNI/Polri dan pemangku kepentingan lainnya di daerah agar memahami informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami, agar dapat bersinergi secara efektif dengan BPBD dan BMKG untuk memberikan arahan evakuasi yang tepat kepada masyarakat.
“Sehingga saat terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami para pemangku kepentingan sudah mengerti apa yang harus dilakukan tanpa harus meraba-raba kembali,” imbuhnya kepada media di Ambon, Selasa (26/3/19).
Salah satu SLG tambahnya, yang dilakukan BMKG yakni di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku mengambil tema “Manggurabe Membangun Budaya Tanggap Gempabumi dan Tsunami” dan diikuti kurang lebih 70 peserta terdiri dari berbagai unsur antara lain BPBD, masyarakat, akademisi, aparat keamanan, dan jurnalis.
“Harapannya, melalui SLG tersebut seluruh peserta memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap potensi gempa dan tsunami yang berada di wilayahnya. Dengan begitu, kesiapsiagaan terhadap bencana gempabumi dan tsunami dapat lebih meningkat. (MR-02)











Comment