AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku, Said Assagaff berharap kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Maluku yang akan bertanding di Pesparawi tingkat nasional yang berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat, 29 Juli-03 Agustus 2018 dapat tampil optimal.
“Kami percaya saudara-saudara akan tampil optimal dalam semangat kebersamaan yang tinggi,” harapnya melalui Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua saat pelepasan Kontingen Pesparawi Maluku yang dibacakan di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (25/7/2018).
Kebersamaan, menurut Assagaff perlu ditunjukan, baik antar peserta dan pelatih, antar pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Maluku dan seluruh kontingen serta dengan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain mengharapkan menjaga kebersamaan, dimintakan juga kontingen Pesparawi Maluku dapat menjaga nama baik Maluku.
“Jaga nama baik daerah dan tunjukan keramahtamahan dengan masyarakat Pontianak yang akan menjadi tuan dan nyonya rumah kegiatan ini. Saudara-saudara adalah bagian dari duta Maluku. Melalui penampilan dan kehadiran saudara-saudara, nama Maluku turut terkenal dan dikenang,” ujarnya.
Lanjutnya, kontingen Pesparawi Maluku harus bertanding dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas. Berikan yang terbaik, selebihnya serahkan kepada penilaian juri, sebab keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. Karena menang dan kalah itu bagian dari kehidupan. Sehingga bila menang jangan takabur, sebaliknya kalau belum beruntung pun jangan pula bersedih.
Pada kesempatan itu, Assagaff menyampaikan terima kasih kepada pengurus LPPD Maluku maupun kabupaten/kota atas kerjasama dan dedikasinya dalam menyiapkan para peserta mengikuti event tingkat nasional ini. “Berterima kasih kepada Ketua dan Pengurus LPPD Maluku. Tak lupa terima kasih kepada pengurus LPPD tingkat kabupaten/kota yang telah bersinergi dalam rangka penyiapkan putra putri terbaik Maluku untuk diutus mengharumkan nama Maluku di pentas nasional,” katanya.
Menurutnya visi misi Pesparawi, selain berkaitan pengembangan nilai-nilai spiritual Kristiani, juga turut membangun dan mempererat rasa kebangsaan. Penyelenggaraan Pesparawi yang berpindah-pindah di berbagai wilayah Indonesia, tujuannya agar masyarakat mengenal keragaman suku bangsa dan wilayah. “Bahwa betapa Indonesia itu berbeda-beda tetapi satu jua, Bhinneka Tunggal Ika. Karena kegiatan Pesparawi nasional membawa dua misi yaitu misi keagamaan dan misi kebangsaan,” terangnya. (**)












Comment