by

Kehadiran KPID Masih Dilihat Sebelah Mata Oleh Pemda

AMBON,MRNews.com.-. Mengakhiri tahun kerja 2021, KPID Maluku menggelar fokus group bersama mitra mengevaluasi lembaga penyiaran se- Maluku sekaligus evaluasi tugas-tugas KPID Maluku selama tahun 2021 di aula lantai 5 DPRD Provinsi Maluku yang dihadiri mitra dan undangan.

Sayangnya kehadiran KPID yang terbentuk sesuai undang-undang oleh pemerintah daerah namun tidak diperhatikan bahkan dipandang sebelah mata.

Padahal tugas KPID sangat besar mengingat kondisi Maluku yang banyak terdiri dari pulau-pulau .

“Bahkan kantor KPID yang diberikan sangat kecil, sarana tidak manusiawi, ruangannya berada diatas septi tank. Sangat prihatin. Padahal tugas dan peran sangat besar mengingat kondisi Maluku banyak pulau-pulau dengan laut yang luas. Kalau tetap begini dikhawatirkan masyarakat kita yang berada diwilayah perbatasan akan semakin terpencil’ ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Yence Wenno yang hadir sebagai pembicara, Jumat (17/12).

Ditegaskan, mestinyabkehadiran KPID Maluku dapat disejajarkan dengan OPD. Bahkan anggaran yang dikucurkan sangat kecil hanya Rp 1, 5 Milyar jika dibandingkan dengan tugas yang diemban.

Sebagai komisi yang bermitra dengan KPID Maluku, Wenno sangat mengetahui dengan baik sepak terjang KPID Maluku yang turut memberikan perannya dalam mengawasi lembaga penyiaran.

Dirinya menambahkan, karena itu perlu peran pemerintah daerah dengan memberikan kantor yang representatif.

“Kita berharap pemerintah daerah dapat menyediakan kantor yang representatif agar tugas-tugas yang diemban dapat dilakukan dengan rasa nyaman” tutup Wenno. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed