by

Kalesang Lingkungan Jemaat, Wujud Remaja Syaloom “Kase Voor Ambon”

AMBON,MRNews.com,- Remaja dan pengasuh Jemaat GPM Syaloom Klasis Kota Ambon Kalesang atau peduli lingkungan Jemaat dengan memungut sampah berbagai macam yang ditemukan di sepanjang jalan utama, Sabtu (3/9).

Aksi nyata itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan cinta terhadap lingkungan agar tetap bersih dan bebas sampah guna terhindar dari bencana alam, banjir dan longsor.

Tetapi juga bentuk Remaja dan pengasuh Syaloom “Kase Voor Ambon” yang akan masuki usia ke-447 tahun pada 7 September mendatang dan Gereja Protestan Maluku (GPM) di usia 87 tahun.

“Ini inisiatif pengasuh untuk ada kegiatan positif bagi Remaja jelang HUT GPM dan HUT Kota. Pesannya jelas, menyadarkan Remaja dan semua warga Jemaat untuk cinta lingkungan dengan taruh sampah di tempatnya demi terhindar bencana,” ujar Saka Ririhena, perwakilan pengasuh.

Hasil pantauan, satu jam lebih beraksi, 8 kantong sampah berhasil dikumpulkan para pengasuh dan 40-an anak Remaja. Sampah kering kemudian dipilah guna didaur ulang yang bernilai ekonomis.

Sebelum aksi pungut sampah, pengasuh dan anak Remaja sudah lebih dulu diedukasi oleh ibu Novita Berhitu, S.STP, M.Han, ASN ahli kebencanaan dari BPBD Kota Ambon tentang mitigasi bencana.

Kepada pengasuh dan Remaja, Berhitu ingatkan Ambon merupakan daerah rawan bencana. Karena itu langkah mitigasi atau kesiapsiagaan semua warga penting. Sebab
bencana tidak bisa diprediksi, tapi bisa dihadapi lewat sejarah dan informasi serta edukasi yang baik.

“Saat ini musim penghujan. Hal sederhana cukup dilakukan agar terhindar bencana, dengan tidak buang sampah di selokan, kali dan lereng gunung. Biasakan sejak dini taruh sampah di tempatnya. Jika abai, banjir dan longsor hantui,” kunci lulusan S2 di Jepang itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed