by

Jum’at, Pemkot Ambon Tetapkan UMK 2023

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) berencana Jum’at 2 Desember 2022 mendatang akan menetapkan upah minimum Kota (UMK) Ambon tahun 2023.

Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena katakan, Pemkot masih menunggu keputusan Gubernur Maluku terkait penetapan upah minimum provinsi (UMP) untuk lakukan penyesuaian dan hitungan sebelum menetapkan UMK tahun 2023.

“Sesuai informasi Kadisnaker, tanggal 2 Desember baru dilakukan penetapan UMK 2023. Itu pun setelah ada keputusan Gubernur terkait UMP baru kita lakukan perhitungan dan penyesuaian. Kita tunggu saja,” sebutnya, Rabu (30/11).

Selain menunggu keputusan Gubernur terkait UMP tersebut kata dia, sesuai alurnya untuk tiba pada kesepakatan akhir UMK tahun depan, mesti juga dirapatkan bersama dewan pengupahan kota Ambon dan stakeholder terkait lainnya.

Pasalnya Disnker tidak bisa mengambil keputusan sepihak tanpa ada persetujuan dewan pengupahan dan stakeholder apalagi perusahaan selaku pelaksana keputusan pemberian UMK kepada para karyawan. Ini seperti yang sudah dilakukan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau sudah ada keputusan bersama yang disesuaikan dengan provinsi, bahwa di angka berapa, maka pasti proses lanjut tinggal kita ikuti dan jalani. Nanti saya akan kasih keterangan resmi jika sudah ada keputusan,” jelasnya.

Diketahui, UMK Kota Ambon tahun 2022 berada di angka Rp 2.731.502 atau naik Rp 88.115 dengan persentase 3,22 persen jika dibanding dengan tahun 2021 yakni Rp 2.643.387.

Penetapan upah minimum mengacu dari UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang detailnya didalam Peraturan Pemerintah 36 tahun 2021, tentang upah. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed