by

Jembatan Gantung Penghubung Tiga Desa di Kilmuri Diresmikan

AMBON,MRNews.com,- Setelah sekian lama warga menanti sebuah jembatan penghubung Desa Selor dan Desa Mising ke Desa Kilmuri sebagai kota kecamatan, akhirnya penantian itu pun terwujud dengan adanya jembatan gantung di Kilmuri.

Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold Ritiauw meresmikan jembatan gantung yang diberi nama NKRI 3 Karya Bakti TNI di Kecamatan Kilmuri Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sabtu (12/6).

Jembatan sepanjang 120 meter yang membentang di Sungai Tala-Kilmury merupakan upaya Korem 151/Binaiya bersama lembaga sukarelawan Vertical Rescue Indonesia selama satu bulan untuk membantu masyarakat setempat yang minim perhatian pemerintah.

“Adanya jembatan gantung ini bukti nyata kepedulian TNI AD terhadap kesulitan masyarakat dimana TNI AD bertugas yaitu Kodam XVI /Pattimura dan Korem 151/ Binaiya. Ini upaya kita mewujudkan harapan warga Kecamatan Kilmuri,” tandas Danrem, Minggu (13/6).

Tanpa adanya sebuah jembatan, kata dia, masyarakat sangat kesulitan saat menyeberangi sungai, apalagi ketika musim hujan banyak anak-anak dan ibu-ibu terpaksa harus menantang maut, hanya untuk bisa menyeberangi sungai.

“Sungai yang diatasnya telah dibangun jembatan ini setiap hari dilintasi warga, termasuk anak-anak yang pergi dan pulang sekolah ke Kilmury. Kondisi kemudian menjadi sangat berbahaya, bila arus sungai meluap dan deras saat musim hujan. Namun masyarakat tidak punya pilihan lain, selain harus menyeberangi sungai,” ujar Danrem.

Ritiauw berharap, dengan dibangunnya jembatan gantung ini, akan bisa membantu masyarakat setempat. Sebab jembatan Gantung yang diberi nama NKRI 3 ini dapat mempersingkat dan mempermudah transportasi antar ketiga desa dan diharapkan juga akan meningkatkan perekonomian ketiga desa itu.

“Selain berfungsi sebagai penghubung antar desa, jembatan tersebut dapat berfungsi sebagai sarana wisata rekreasi dan edukasi untuk masyarakat setempat maupun warga pendatang,” terangnya.

Apabila masyarakat sejahtera sambung Danrem, otomatis stabilitas keamanan di Maluku akan terjaga. Karena itu diharapkan warga Desa Selor, Desa Mising, dan Desa Kilmuri dapat merawat dan menjaga jembatan yang sudah dibangun agar penggunaannya bisa dalam jangka waktu lama.

“Terimakasih kepada Pangdam XVI/Pattimura dan Kasdam yang telah memberi arahan selama proses pembangunan jembatan ini serta lembaga relawan vertical rescue Indonesia dan seluruh pihak yang turut membantu pekerjaan jembatan NKRI 3,” pungkas Danrem.

Diketahui, sebelum jembatan gantung NKRI di Kilmury, Danrem lebih dahulu meresmikan jembatan gantung NKRI 1 dan NKRI 2 di Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan. (MR-02).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed