by

Gandeng PMI, DWP Kota Ambon Aksi Donor Darah Tiap 3 Bulan

AMBON,MRNews.com,- Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ambon menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Ambon menggelar aksi donor darah di ruang ULA Balaikota Ambon, Selasa (7/3).

Ketua DWP Ambon, Ny Hanne Ririmasse menyebut, aksi sosial ini akan rutin dilakukan pihaknya 4 kali dalam satu tahun di 2023 ini atau tiap triwulan guna memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat lewat PMI.

“Selain bulan Maret ini, kami juga akan melakukan kegiatan yang sama di tahun 2023 ini yakni di bulan Juni, September dan Desember. Jadi 4x dalam setahun atau tiap triwulan,” jelas Ririmasse di Balaikota, Selasa.

Target donor darah di 4 kali aksi sebut Ririmasse, adalah minimal mendapatkan 20 kantong darah sekali aksi. Namun jika melampaui target tersebut, pihaknya bersyukur.

“Semoga hari ini bisa lebih dari 20 kantong.
Harapannya kantong darah yang sudah dihasilkan ini semuanya bisa dipakai, tidak ada yang rusak, terbuang percuma saat diperiksa di laboratorium. Seperti tahun lalu dalam rangka HUT DWP, ada 40-an kantong terkumpul dan semuanya terpakai,” jelas istri Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon itu.

Sesuai motto DWP yaitu “Katong Sehat, Mereka Selamat” maka aksi donor darah ini tambahnya, diharapkan dapat memberi dampak kesehatan bagi pendonor maupun menyelamatkan masyarakat yang membutuhkan melalui kantong-kantong darah yang dihasilkan ini.

“Ini bentuk kami peduli dan berbagi berkat dengan masyarakat Kota Ambon dan Maluku pada umumnya yang memerlukan stok darah. Semoga bisa menyelamatkan banyak orang di rumah-rumah sakit yang butuhkan transfusi darah,” akunya.

Teknisnya penyaluran ke masyarakat tambah Ririmasse ada di PMI setelah kantong darah layak dipakai. Apakah disalurkan ke rumah-rumah sakit yang membutuhkan atau menunggu permintaan sesuai stok darah yang ada.

“Kami berkoordinasi juga dengan pak Penjabat Walikota dan pak Sekkot selaku pembina DWP Ambon agar mengarahkan ASN di lingkup Pemkot untuk turut berpartisipasi donorkan darahnya. Tetapi kembali lagi ke masing-masing orang, karena ini sukarela, tidak bisa dipaksakan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed