AMBOn,MRNews.com,- Aksi peduli ditengah pandemi wabah Covid-19 di Indonesia kembali ditunjukkan Dwi Prihandini dan Fitri Idham Azis, istri Kapolri. Kali ini 70 paket bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako) dibagi secara gratis kepada para jurnalis yang ada di Kota Ambon.
Sebelumnya, akhir Maret lalu, dua srikandi itu bersama Firda Athira Azis juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker, suplemen kesehatan dan vitamin C kepada kaum “kuli tinta” yang juga terdampak pandemi.
Total bantuan Sembako senilai Rp 50 juta, diserahkan Divisi Anak Clerry Cleffy Institute di Ambon Wendy Polhaupessy yang diterima secara simbolis tiga jurnalis Penie Mayaut (Antara), Eda Sahulata (Marinyo) dan Nunik Pratiwi (Malukuterkini.com) di parkiran Balaikota, Jumat (17/4).
Lewat Wendy, Dwi Prihandini mengungkapkan, dukungan ini dilakukan atas dasar rasa kemanusiaan terhadap kondisi merebaknya Covid-19 yang berdampak pada masyarakat Kota Ambon. Untuk itu, bantuan diprioritaskan bagi sejumlah pihak terkait yang terdampak langsung termasuk jurnalis peliput berita.
“Ini bantuan/dukungan dari pribadi kami yang mencintai Ambon dan Maluku. Diharapkan paket bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya guna menekan penyebaran Covid-19,” jelas Dwi yang juga pemerhati sosial, perempuan dan anak.
Dwi juga harapkan agar masyarakat Ambon khususnya dan Maluku pada umumnya tetap tenang, tinggal dirumah dan mengikuti anjuran atau himbauan pemerintah dengan sebaik baiknya. Agar semua orang terbebas Covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran. Termasuk jurnalis pun tetap utamakan safety journalism dalam tugas. Sebab keslamatan dan kesehatan lebih penting diatas segalanya.
Salah satu jurnalis Nunik Pratiwi berterima kasih kepada kedua srikandi yang menunjukkan kecintaan dan kepedulian kepada Ambon dan Maluku terutama para jurnalis sebagai garda terdepan corong informasi masyarakat terutama ditengah pandemi Covid-19.
“Bantuan dari Ibu Dwi dan ibu Fitri ini kami terima dengan sukacita sebab sangat berharga. Apalagi bagi kita anak kost. Kepedulian ibu berdua kepada jurnalis patut diapresiasi sebab tak banyak orang bisa melakukannya apalagi ditengah kondisi ini,” ungkapnya. (MR-02)











Comment