by

Dihantam Pandemi, Mahasiswa Kembali Turun Jalan Tanpa Prokes

AMBON,MRNews.com,- Dalam waktu dua (2) hari, elemen mahasiswa di Kota Ambon kembali turun jalan melakukan aksi demo, ditengah Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro diperketat.

Meskipun dihantam Pandemi Covid-19 dan PPKM, namun ratusan mahasiswa yang berasal dari IAIN Ambon, Unpatti, Unidar tetap tidak mengindahkan protokol kesehatan (Prokes), memakai masker, jaga jarak dan berkerumun.

Pantauan media ini, Jumat (16/7), sasaran pendemo adalah depan Balaikota Ambon. Kali ini, peserta aksi lebih banyak dibanding kemarin yang hanya puluhan. Ratusan aparat keamanan pun dikerahkan amankan aksi tersebut.

Pendemo tetap menyasar depan Balaikota, sebab tuntutan utama mereka adalah meminta Walikota Ambon Richard Louhenapessy mencabut kebijakan PPKM mikro diperketat.

“Cabut PPKM. Karena kebijakan PPKM dinilai telah menyengsarakan rakyat. Mama-mama pedagang dibatasi usaha mereka, sopir angkot, tukang becak,” sebut Hijrah, salah satu mahasiswa IAIN dalam orasinya didepan Balaikota.

Setelah lebih dari sejam orasi, aparat keamanan berusaha memukul mundur pendemo dan mobil sound system karena aksi mereka dilakukan tanpa ijin dan ditengah PPKM yang membuat aktifitas warga lainnya terganggu karena macet.

Namun pendemo tetap memaksa melanjutkan aksinya meski tak satupun pimpinan kota Ambon menemui mereka. Saling adu mulut berujung lemparan gelas aqua dari pendemo ke aparat tak terhindarkan.

Aparat berupaya membela diri, kericuhan pun terjadi. Sejumlah pendemo pun diamankan dihalaman Balaikota Ambon. Sementara rekan-rekan mereka terbagi jalan diperempatan depan Mapolsek Sirimau.

Aksi demo tersebut sempat terhenti kurang lebih dua jam karena pendemo melakukan shalat Jum’at di Masjid Alfatah. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed