Setelah filmnya meraih dua Piala Oscar pada 2026, sutradara Maggie Kang membuka peluang untuk sekuel yang berani—tetapi alur cerita belum diputuskan. Kabar ini penting karena bisa membawa warna baru ke peta global musik Korea dengan memasukkan genre yang jarang tampil di layar lebar.
Maggie Kang mengatakan niat utamanya tetap sama: membuat film yang ingin ia tonton sendiri. Namun, dia menegaskan bahwa naskah untuk sekuel masih dalam tahap pengembangan sehingga bentuk akhirnya belum final.
Dalam pernyataannya, Kang menyatakan ketertarikan untuk memperkenalkan trot —genre vokal tradisional Korea— kepada audiens internasional. Dia juga mempertimbangkan menghadirkan unsur heavy metal, melihat genre itu sebagai bagian dari spektrum yang telah membentuk basis penggemar K-pop.
Artinya, sekuel berpotensi memperluas representasi musik Korea dari sisi yang lebih beragam, bukan hanya menegaskan citra pop yang selama ini dominan.
- Genre yang mungkin muncul: trot dan heavy metal sebagai elemen musik utama atau latar.
- Skala produksi: Kang ingin membuat film yang “lebih besar dan lebih menarik” daripada bagian pertama.
- Waktu rilis: belum ditentukan — proyek masih dalam tahap awal penulisan.
- Konsekuensi industri: peluang bagi musisi tradisional dan band metal Korea untuk mendapatkan eksposur global.
Untuk penonton, langkah ini bisa berarti soundtrack yang tak terduga dan kolaborasi lintas-genre yang membuka jalur baru bagi artis Korea. Untuk industri hiburan, keberhasilan sekuel berisiko —atau berpeluang— mengubah cara K-pop dipasarkan di luar negeri.
Meski demikian, Kang mengingatkan agar harapan soal detail cerita dan pemeran tidak dipaksakan dulu: proses kreatif masih berlangsung, dan prioritasnya adalah kualitas narasi serta pengalaman menonton yang memuaskan.
Singkatnya, setelah pencapaian di Oscar 2026, semua mata kini tertuju pada bagaimana tim kreatif akan menyeimbangkan ambisi skala besar dengan eksplorasi genre yang lebih beragam. Perkembangannya layak diikuti oleh penggemar film dan pengamat musik internasional.
Artikel serupa :
- Film Terbaru 2nd Miracle in Cell No. 7: Kisah Mengharukan Berlanjut! Simak Sinopsis & Jadwal Tayang
- Hammersonic Ulang Tahun ke-10: Bukan Hanya Pesta, Kata Ravel Junardy!
- Film Animasi ‘FLOW’ Menang Best Animated Feature Oscar 2025: Kalahkan ‘INSIDE OUT 2’
- Falcon Pictures Remake Film Horor Thailand ‘SHUTTER’: Setelah Sukses ‘KANG MAK FROM PEE MAK’
- Sekuel Live-Action ‘HOW TO TRAIN YOUR DRAGON 2’ Tayang 2027: Banyak Review Positif

Sebagai jurnalis televisi yang telah berkarier selama lebih dari delapan tahun,
Rizky Aditya dikenal karena kepiawaiannya dalam menyajikan laporan
langsung dan investigasi mendalam.






