
AMBON,MRNews.com,- Wilayah Kota Ambon dan sekitarnya hanya dalam waktu sehari diguncang gempabumi tektonik, Jumat (11/11).
Pertama kali terjadi pada pukul 11:41:34 WIT. Hasil analisis BMKG menunjukan gempabumi ini memiliki kekuatan 3.5 SR.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.59 LS dan 128.27 BT, atau tepatnya berlokasi di darat 15 km Timurlaut Ambon pada kedalaman 6 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal,” tandas Djati Cipto Kuncoro, Kepala Stasiun Geofisika Ambon.
Dampak gempabumi berdasarkan informasi dari masyarakat dirasakan di Ambon III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Di daerah tersebut, guncangan gempabumi dirasakan oleh banyak orang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
“Hingga pukul 12:00 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukan terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 1 kali,” jelas Djati.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Setelah gempa 3,5 SR itu, beberapa jam kemudian tepat pukul 14.48.44 WIT terjadi lagi gempa mengguncang Kota Ambon berkekuatan 2,7 SR, dengan kedalaman 8 km dan dirasakan II-III MMI.
“Dimana Episenter gempabumi yang kedua ini terletak pada koordinat 3,57 LS. 128.22 BT, 15 km Utara Ambon dan 29 km Barat Daya Kairatu,” pungkasnya. (MR-02)






Comment