by

Proyek Dermaga Fery Batumiau-Wakarleli Ambruk Diterjang Gelombang

AMBON,MRNews.com.- Proyek pembangunan dermaga Fery di Desa Batumiau, Kecamatan Letti dan Wakarleli, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, diduga pengerjaannya amburadul.

Pasalnya pembangunan talud dua dermaga untuk berlabuhnya Kapal Feri di dua pulau berdekatan itu sebagian ambruk diterjang ombak.

Kuat dugaan proses pengerjaan dermaga Ferry yang dilakukan pihak Kontraktor tidak sesuai bestek, sehingga ketika musim ombak, talud dengan mudah roboh.

” Bagaimana mau bertahan, batu-batu hanya disusun tidak pakai campuran Semen,”urai Wem Daniel, Kamis (6/1).

Dikuatirkan, talud dermaga tidak kunjung diperbaiki maka kerusakan terus terjadi. Apalagi saat ini memasuki cuaca ekstrim.

” Kalau tidak cepat diperbaiki maka dikuatirkan kerusakan semakin parah ” ingatnya.

Padahal, warga MBD khususnya warga Letti dan Moa, sangat mendambakan kehadiran dermaga Fery agar kapal Fery melayari dua pulau berdekatan itu.

Diharapkan, instansi terkait memanggil pihak Kontraktor agat memperbaiki kerusakan talud dermaga tersebut.

Terpisah, Kepala Seksi Lalu Lintas Sungai Danau Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPRD) XXIII Maluku, Farouk Suneth mengatakan, dirinya sudah mengusulkan agar segera memperbaiki.

“Saya akan laporkan juga ke pimpinan untuk segera kita evaluasi untuk mengantisipasi ombak, kita akan usulkan pembuatan kubus beton nantinya untuk menahan dan memecah ombak agar tidak langsung menghantam area dermaga,” ujar Farouk.(MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed