by

Warga SBB Serahkan Senpi, Bom & Amunisi di Rumah Mantan Napi Teroris

AMBON,MRNews.com,- Warga Desa Lokki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) secara sukarela menyerahkan puluhan senjata berbahaya, bom dan amunisi yang masih disimpan.

Itu merupakan upaya persuasif dan humanis yang gencar dilakukan personil Kepolisian Sektor (Polres) SBB meraih simpati masyarakat.

Penyerahan benda-benda mematikan itu diantaranya senjata api (senpi) laras panjang rakitan, bahan peledak (handak) yang terbuat dari pipa, flasball, dan amunisi beragam kaliber.

Plh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Denny Abrahams kepada wartawan mengaku, penyerahan sejumlah benda berbahaya ini terjadi di rumah SK, mantan narapidana teroris di Desa Lokki, Rabu (29/6) lalu.

Penyerahan disaksikan Kepala Pemuda Dusun Katapang, Soleman Makia, dan warga setempat beserta Kasat Intelkam Polres SBB Iptu M. Jayadi.

“Yang diserahkan berupa 4 pucuk senpi laras panjang rakitan, 15 buah bom pipa, 2 buah flasball, beserta amunisi jenis kaliber 5,56 sebanyak 18 butir, jenis 7,62 sejumlah 6 butir, dan jenis 6,5 sebanyak 8 butir,” ungkapnya di Ambon, Rabu (6/7).

Direktur Binmas Polda Maluku itu, mengaku, sejumlah benda yang diterima dari masyarakat tersebut, saat ini sudah diamankan di Markas Polres (Mapolres) SBB.

Polda Maluku menghimbau masyarakat yang menemukan atau menyimpan benda-benda berbahaya tersebut, agar dapat menyerahkan kepada aparat kepolisian terdekat.

“Kami menghimbau masyarakat yang menemukan atau menyimpan senpi, handak, maupun amunisi, agar bisa menyerahkan kepada aparat kepolisian terdekat,” pintanya.

Denny mengaku, warga yang menyerahkan benda-benda itu secara sukarela tidak akan diproses hukum. Sebaliknya, jika kedapatan oleh polisi atau lewat razia, maka pemiliknya akan diproses sesuai hukum yang berlaku. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed