by

Warga Ambon Tinggal di Bantaran Sungai & Lereng Diminta Was-was

AMBON,MRNews.com,- Cuaca ekstrem yang melanda Kota Ambon sepekan terakhir ini, memantik keseriusan dan perhatian semua pihak untuk waspada khususnya warga kota yang tinggal di bantaran sungai dan lereng bukit.

Kewaspadaan itu penting guna menghindari terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang bisa memakan korban jiwa akibat curah hujan lebat.

Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena katakan, kondisi curah hujan tinggi di kota Ambon puncaknya ada di bulan Juli. Sebab itu warga kota yang mendiami daerah rawan banjir di bantaran sungai dan lereng gunung yang berpotensi longsor, agar waspada dan berhati-hati.

“Bersamaan itu, saya sudah instruksikan jajaran Pemkot terutama Camat, Lurah, Kades/Raja untuk siaga 24 jam dan wajib mendapat informasi secepatnya tentang kejadian bencana yang dialami warga agar ditindaklanjuti instansi terkait untuk penanganan darurat dan lain sesuai besaran akibat bencana itu,” ungkapnya.

Pemerintah kota (Pemkot) Ambon sebutnya, punya prosedur untuk penanganan darurat bencana yang sudah dilakukan BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Damkar ketika terjadi banjir, longsor dan pohon tumbang saat cuaca ekstrem kemarin.

“Kemarin ditengah curah hujan tinggi, beta langsung panggil Kadis Damkar dan Kepala BPBD untuk sigap dan tanggap terhadap setiap kejadian bencana yang terjadi,” tandas Wattimena kepada awak media di Ambon, Rabu (6/7).

Selain pentingnya waspada banjir dan longsor, menurut Sekretaris DPRD Maluku itu, banyaknya pohon tua namun belum ditebang juga jadi perhatian untuk ditata.

Sebab berkaca dari pengalaman kemarin saat hujan deras, tumbangnya pohon di tiga lokasi, sangat membahayakan. Tak saja pengendara motor dan mobil, namun juga masyarakat pejalan kaki.

“Saya sudah tegakan ke kepala BPBD dan Kadis Damkar bahwa pohon-pohon disepanjang jalan di Kota Ambon mesti kita tata lebih awal sebelum nanti kejadian seperti kemarin, rubuh timpa warga baru kita mau potong,” jelasnya.

“Jalan cek saja di lapangan, lihat kalau pohon yang sudah mau tumbang, potong dahannya saja, tidak boleh habis. Guna meminimalisir kemungkinan terjadi hujan deras dia tidak ambruk sampai sebabkan korban dan sebagainya,” pintanya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed