AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yakin, Konferensi Besar (Konbes) Fatayat Nahdalatul Ulama (NU) yang akan dilaksanakan pada 25 sampai 30 April 2018 di Kota Ambon, dapat berdampak positif di mata nasional bagi perkembangan dan kemajuan Ambon.
Pasalnya, berbagai peserta yang notabene perempuan NU dari seluruh penjuru Indonesia dipastikan hadir. Bukan itu saja, sejumlah tokoh-tokoh nasional yang background ormas NU juga bakal menyambangi kota berjuluk manise ini, termasuk beberapa Menteri Kabinet Kerja, diantaranya Menteri ESDM, Menteri Desa dan PDTT, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menristek dan Dikti serta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
“Tanggal 25-30 April Ambon jadi tuan rumah Konbes Fatayat NU. Saya harus berterima kasih, karena kerjasama media, berdampak nasional dan akhirnya Ambon mulai dilirik, dibuktikan dengan Konbes ini. Dari hasil laporan panitia kepada saya selaku Walikota, sementara diupayakan Wapres hadir dan diharapkan demikian. Tapi beberapa menteri sudah konfirmasi pasti hadir,” ungkap Walikota kepada media di Balaikota, kemarin.
NU diakui Walikota merupakan organisasi masyarakat yang sangat besar di Indoensia. Karena bukan saja ada di pusat dan provinsi, tapi juga kepengurusannya sampai ke desa-desa. Sehingga momentum itu pasti pemimpinnya akan mensosialisasikan, dan pasti dapat berdampak besar bagi nama Ambon di nasional bahkan internasional.
Apalagi tambah Walikota, kegiatan yang akan berlangsung di Islamic Center tersebut, selama pembukaan hingga penutupan bakal disuguhi berbagai culture kota Ambon, dengan konsep outdoor, yakni pentas musik guna mensupport Ambon sebagai kota musik dunia. Serta festival durian dan festival ikan.
“Ada pula kegiatan Fatayat NU yang namnya Mural atau cat tembok rumah dengan warna-warni di Batu Merah. Mereka punya EO sudah datang dan lihat bagian rumah -rumah disana. Itu juga bagian dari partisipasi NU, memberikan keindahan dan warna, semangat bagi masyarakat agar terus maju. Positif lah,” tutupnya. (MR-05)












Comment