by

Usai Idul Fitri, Pemkot Rampingkan Trayek Angkot di Ambon

AMBON,MRNews.com,- Dinas Perhubungan (Dishub), Asosiasi Sopir Angkutan Kota (ASKA) dan pengusaha Angkot di Kota Ambon sepakat, usai lebaran Idul Fitri tahun ini, trayek Angkutan Kota (Angkot) bakal dirampingkan.

Kesepakatan itu terjadi setelah dilakukannya rapat bersama antar ketiga pihak tersebut di Balaikota Ambon, Rabu (30/3).

“Sesuai janji Dishub bahwa akan ada perampingan trayek itu bakal terwujud. Sebab pertemuan tadi telah dilakukan finalisasi terhadap trayek dan jalur trayek,” tandas Kadishub Kota Ambon Robby Sapulette kepada awak media.

Dirinya berharap, dalam waktu tidak terlampau lama, selambat-lambatnya setelah hari raya Idul Fitri sudah terjadi perampingan trayek. Dimana SK penetapan jalur defenitif trayek akan diteken Walikota Ambon.

“Harapan kita tidak lama, paling tidak usai Lebaran Idul Fitri trayek Angkot di Kota Ambon sudah dirampingkan,” jelasnya.

Dijelaskan, saat ini trayek Angkot di Ambon ada 63-64 dan terlampau banyak. Oleh sebab itu, nantinya akan dirampingkan menjadi kurang lebih 39-40 trayek saja yang beroperasi di kota Ambon.

“63/64 trayek terlampau banyak, ada overlap Angkot. Maka kita lakukan evaluasi dan kita tindaklanjuti dengan perampingan jalur dari masing-masing trayek,” ulasnya.

Perampingan dimaksud, dicontohkan Sapulette, ada trayek dermaga Ferry Galala. Tapi ada Angkot Halong, Lateri, Passo dan Batu Gong. Seluruhnya akan dijadikan satu dengan jalur terminal Mardika-terminal Transit Passo, kecuali Angkot Halong Atas.

“Jadi yang melewati jalur utama itu kita pakai satu jalur trayek yaitu Passo. Lalu ada trayek Air Salobar dan Taman Makmur, padahal berdekatan sekali. Cukup trayek Batu Capeu, selesai,” urainya.

Begitu pun demikian pada trayek Laha, Air Manis, Hative Besar, Tanah Putih yang merupakan satu jalur utama. Serta sejumlah trayek lainnya. Maka alangkah baiknya jadi satu trayek, sebab tujuannya sama.

“Intinya kita berharap lewat kebijakan ini, tidak ada lagi penyimpangan jalur trayek di lapangan, semuanya on the track sesuai dengan jalurnya,” demikian Sapulette.

Sementara itu, Ketua ASKA Kota Ambon Paulus Nikijuluw mengakui, pihaknya mendukung penuh langkah Pemkot Ambon lewat Dishub tersebut. Sebab dengan adanya perampingan jalur trayek maka diharapkan Angkot bisa beroperasi dengan baik, tak lagi semrawut.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkot dalam hal ini Dishub karena sudah mengatur sedemikian mungkin sehingga Angkot di Ambon dapat operasi dengan baik. Ketika ada kebijakan pemerintah yang dilakukan baik, maka kami akan dukung,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed