by

Tutup Pesparani ke-IV, Wagub: Masyarakat Tual Telah Buat Sejarah Besar

-Maluku-75 views

TUAL,MRNews.com,- Event Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) ke-IV Katolik tingkat provinsi Maluku tahun 2022 di Kota Tual telah berakhir seiring pemukulan gong oleh Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Barnabas Orno di Lapangan Lodar-El, Tual, Kamis (29/9) malam.

Wagub katakan, momentum Pesparani ini sudah menjadi milik semua umat beragama, karena baik umat Kristen Protestan maupun Muslim pun turut terlibat menyediakan rumah-rumahnya untuk ditempati peserta dan official selama perhelatan Pesparani.

Artinya, semua orang bisa menjadi pelaku sejarah tetapi tidak semua orang bisa membuat sejarah dan itu kini terjadi pada masyarakat Kota Tual.

“Masyarakat kota Tual telah membuat sejarah besar. Ada kolaborasi antara umat Islam, Kristen Katolik dan Protestan. Bahkan mungkin juga umat Hindu, Budha pun ikut terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung di momen rohani penting ini,” tandas Orno.

Sebagaimana perhelatan Pesparawi dan MTQ tingkat provinsi yang juga sebelumnya telah sukses, mantan Bupati MBD itu berharap seluruh umat beragama di Maluku tak saja Katolik bisa menjaga persaudaraan dan semangat kebersamaan ini terus pasca Pesparani.

Sementara, Uskup Diosis Amboina Mgr Senno Ngutra menegaskan, meski jumlah umat Katolik di Kota Tual hanya 0,4 persen, tapi saat ini bisa dirubah jumlahnya jadi 100 persen ditengah kebahagiaan suksesnya Pesparani yang menggema.

“Anda semua (warga Tual-red) telah mengukir kenangan bagi kami khususnya umat Katolik yang jadi peserta Pesparani. Dimana saat kembali ke Kabupaten/kota masing-masing, nantinya mereka akan tebar rasa bahagia dan cinta dari Tual ini,” tukas Uskup.

Semua ini menurutnya, berkat kerjasama dan kerja keras pemerintah serta masyarakat Kota Tual yang bahu membahu dalam satu rampak barisan sebagai orang basudara.

“Saya telah memilih Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah sebagai tuan rumah Pesparani ke-V tingkat provinsi tahun 2025. Maka diharapkan, siapa yang menang dapat pertahankan dan siapkan diri ke Pesparani tingkat nasional ke-II di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Yang belum juara bisa meningkatkan lagi,” harapnya.

Sedangkan Wakil Walikota Tual Usman Tamnge akui, event Pesparani ke-IV tingkat provinsi ini menegaskan komitmen hidup orang basudara dan jadi berkah kepada Tual. Sebab ini bukan ajang persaingan tapi bentuk peningkatan iman dan kualitas mutu kerohanian umat Katolik khususnya.

“Maka harus datangkan kebahagiaan dan persaudaraan. Kita harus bersatu dalam perbedaan dan junjung semangat berbeda dalam persatuan. Kota Tual telah membuktikan hal itu. Yang belum berhasil, agar semakin termotivasi dan yang juara tidak besar hati dan bereuforia,” kuncinya.

Diketahui, berdasarkan hasil keputusan dewan juri lomba dan jumlah nilai, Kota Ambon menjadi juara umum III. Adapun tuan rumah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) masing-masing meraih juara umum II dan I. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed